Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

"Menjadi tamu sendirian di tanah asing, perasaan rindu kepada keluarga menjadi berlipat ganda setiap hari raya tiba. Aku tahu saudara yang jauh di sana sedang mendaki ke ketinggian, menanam bunga demi mengenangku yang kesepian." "Tak ada jawaban dariku saat kamu bertanya kapan aku pulang, hujan malam membuat kolam musim gugur meluap. Kapan kita akan bersama-sama mematikan lilin di jendela barat dan membicarakan saat hujan di malam itu?" Wira membacakan lima buah puisi itu seperti tanpa beban.
96.1M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 129.1K Beses bilang puisi tentang tanah air
Ipakita ang mga Review (2659)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Basahin ang Lahat ng Review
MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT

MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT

Terlihat mereka melanjutkan aktifitas semula. Tiga jam melewati perjalanan darat. Hatiku campur aduk membaca tulisan di gapura besar, tanda batas wilayah, 'Selamat Datang di Tanah Nene' Mallomo.' Oh, tanah kelahiran ... menapakimu mengalirkan lagi rindu, dendam, dan cemas melebur menjadi syahdu dalam rongga dadaku. Ah, menyimpan sakit dalam hati, hanya membuat hidup penuh derita. Tapi .., sungguh, mengabaikan rasa dalam benda lunak dibalik kulit, tak mampu jua kutepis.
1039.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 789 Beses bilang puisi tentang tanah air
Read
+Library
Istri sebatas harapan

Istri sebatas harapan

Tampan, manis, hidung mancung juga bibir kemerahan. "Mama ke mana aja. Aku tungguin Mama lama," katanya. Dengan perasaan bingung, aku memeluk lalu menggendongnya. Aku peluk erat. Ia juga membalasnya dengan memberikan ciuman di pipi. "Ini di mana?" kataku pelan. "Tempat yang indah, Ma. Mama dan aku di sini. Kita berdua." "Kamu ...."
1011.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 369 Beses bilang puisi tentang tanah air
Read
+Library
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Taja menanyakan sesuatu untuk mengalihkan rasa sakit yang diderita Birwa. Birwa menggeleng dengan tekanan berat. Dalam keadaan sakit seperti itu, sulit rasanya mengingat tempat seindah angan-angan. "Tanah hijau tua ... lautan pohon khatulistiwa. Siapapun melangkah dan mengusung keranjang kosong, melintas saja. Keranjangnya penuh buah berjatuhan. Negeri dengan hutan yang murah hati," ujar Birwa pandangan mata menerawang di antara rasa sakit.
109.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 384 Beses bilang puisi tentang tanah air
Read
+Library
Istri yang Kau Buang

Istri yang Kau Buang

Karena hanya kepada-Nya, sebaik-baik tempat mengadu. Sofia merasa dirinya lebih tenang setelahnya. Wanita itu berjanji pada diri sendiri bahwa dia akan belajar mengikhlaskan semuanya, walau ia juga sadar jika itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sofia kembali bersujud hingga akhirnya ia tertidur di atas sajadah. ***
98.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 235 Beses bilang puisi tentang tanah air
Read
+Library
Salju Pertama di Incheon

Salju Pertama di Incheon

Pada senja yang membawamu pergi. Kini taman-taman menjadi kenangan. Mengulas satu per satu pertemuan. Di sebuah padang ilalang, Yang berhasil kujadikan puisi Lalu, kuhadiahkan padamu. Dan aku kembali. Ketanah-tanah yang pernah kita pijak. Bahkan, tanah-tanah yang mendekatkan kita. Hingga menjadi lekat. Sebelum akhirnya pergi jauh.
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang puisi tentang tanah air
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Tanahnya memantulkan cahaya biru keperakan, dan di tengahnya, berdiri meja kayu tua dengan lembaran kertas basah berserakan di atasnya. Aira mendekat. Di setiap lembar kertas itu, ada tulisan samar — tinta hitam yang sudah luntur, tapi masih terbaca dalam cahaya hujan: “Kata-kata adalah cara hujan mencintai tanah tanpa menyentuhnya.” “Jika aku hilang, bacalah langit. Aku meninggalkan suaraku di sana.” Aira menyentuh satu lembar.
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang puisi tentang tanah air
Read
+Library
MAS FAIMO BAKUL TEMPE

MAS FAIMO BAKUL TEMPE

"Tiada negeri seindah negeri dimana kita dilahirkan. Tapi tak ada salahnya kita berkelana ke negeri lain. Agar kita tahu keindahan itu tak hanya ada disatu tempat saja." *** Tanah airku Indonesia Negeri elok amat kucinta Tanah tumpah darahku yang mulya Yang ku puja sepanjang masa... Tanah tumpah darahku yang makmur Pulau kelapa yang amat subur
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 152 Beses bilang puisi tentang tanah air
Read
+Library
Talak di Malam Anniversary

Talak di Malam Anniversary

Bersimbah angan tanpa tujuan Dalam derap gerimis yang pongah menghujam Terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi Membawa sebaris kata bahagia yang menenggelamkan nurani Diatas pengharapan tak berkesudahan Tentang rindu kusam Tentang cinta terbuang Mengutip satu namamu diantara keluh kesah Gundah gelisah, airmata dan lara Masihkah ada sedikit senyum darimu? Dibatas penantianku yang kini makin terbata Jika masih ada ruang di hatimu Untukku, sedikit saja, tolong bicaralah Pada tanah membentang Pada pohon-pohon rindang Serta angin yang mengusik keangkuhan Setidaknya biar ada tanda yang bisa kubaca dan kuraba Janganlah sepi yang hadir
1042.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang puisi tentang tanah air
Read
+Library
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

Meskipun begitu, ketampanan Kama masih terpancar. “Tentu saja aku sangat merindukan kamu, sayang. Aku tidak bisa tidur, karena sebagian wilayah lokasinya sangat sulit ditembus, belum lagi penyelesaian masalah penggusuran tanah yang belum beres. Mau tidak mau aku harus turun tangan menyelesaikannya.” Kama menyesap wedang jahenya.
1021.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 432 Beses bilang puisi tentang tanah air
Read
+Library
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status