Kau Buang Aku, Kunikahi Bosmu
"Beneran, Mbak? Kalau ada apa-apa jangan sungkan untuk cerita karena aku juga mau meringankan sedikit kegelisahanmu, Mbak."
Siti mengangguk pelan seraya menarik sudut bibirnya hingga membentuk senyum tipis.
"Iya, Sum. Makasih karena sudah peduli denganku dan Putri," ungkapnya pelan.
"Ah, itu mah nggak masalah, Mbak. Lagi pula sebagai teman, sudah seharusnya hubungan kita kayak gini, 'kan?"
Teman?
Siti sempat berpikir bahwa dirinya tak memiliki tempat apalagi seorang teman untuk berkeluh kesah. Tapi nyatanya masih ada banyak orang baik yang mengelilinginya.
Bab Populer