Main Hati
Pria itu benar-benar memuja Athalia.
Tubuh keduanya menyatu, erangan Athalia telah menjadi melodi terindah untuk Kanaka. Ia ingin mendengarnya lagi dan lagi.
Malam itu, tidak hanya sekali, tapi berkali-kali hingga keduanya benar-benar puas. Tidak, sejujurnya Kanaka belum puas, tapi karena Athalia sudah begitu kelelahan dan berakhir terlelap, Kanaka terpaksa berhenti.
Hot Chapters