Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kuli Panggul Kesayangan Nyonya

Kuli Panggul Kesayangan Nyonya

Pak Maman memberi isyarat dagu. Langkah gontai menyeret sepatu bot kotornya kembali menyusuri lorong menuju lift barang. Setiap meter yang ia tempuh terasa sepuluh kali lipat lebih berat. Otaknya merangkai ratusan skenario pemecatan yang akan menimpanya di atas sana. “Gatot, tolong lu tidur yang nyenyak aja di dalem situ. Jangan bikin masalah baru.” Arnol membatin miris menundukkan pandangannya.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as pulung gantung
Read
+Library
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Eyang bercerita tentang Kakung yang isinya masih hinggap dalam kenangan, Kakung yang dulunya pernah menjadi pelopor sejarah pondok pesantren terunggul seantero Siliwangi. Beliau begitu elok nan harum namanya di mata rakyat kecil juga rakyat kalangan atas. Mereka menjadi saksi dari perjalanan panjang Kakung hingga beliau tutup usia. Wajah tirus Kakungku dihiasi oleh jamban putih sejengkal tangan, kepalanya selalu menempel mahkota putih pucat yang di sebut imamah. Salah satu yang disebutkan Eyang adalah Kakungku gemar mengoleksi buah hutan liar yang bernama genitri, Kakung sering membeli benda itu dari berbagai kota untuk di jadikan tasbih atau furnitur kelas pondok.
1022.9K viewsCompletedAdded to Library 526 Times as pulung gantung
Read
+Library
GANTENG-GANTENG PELIT

GANTENG-GANTENG PELIT

Siti menyodorkan gula yang dibungkus kantong plastik transparan. “Berapa?” “Empat ribu.” Dengan sengaja Romlah menarik mengangkat dompetnya agak tinggi agar gelang barunya tertangkap oleh netra ibu-ibu. “Wah, gelang baru nih, Nyak!” tanya Siti saat menangkap benda silau tetangganya. “Iya dong,” sahut Romlah puas sembari melirik Maemunah. “Berapa gram, Nyak?” tanya yang lain.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as pulung gantung
Read
+Library
Bulu Perindu

Bulu Perindu

Baginya ini sudah cukup untuk menopang hidupnya seorang diri di samping pekerjaan utama mengurus Masjid Darul Ulum. Pukul sepuluh dua puluh menit. Mendung yang menggantung sejak pagi akhirnya menghasilkan tampias titik air dengan intensitas ringan. David dan Seruni duduk pada pondok besar yang sengaja dibuat untuk pengunjung nantinya. Sedang Zul sudah pamit kembali ke Masjid mempersiapkan sholat jumat. “Bagus juga hasil foto Zul,” ucap Seruni sambil menggeser layar gawainya.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as pulung gantung
Read
+Library
Kawin Gantung

Kawin Gantung

Sean menghempaskan tubuh Jane keatas ranjang lalu mengukungnya. "Selesaikan kalimatmu, Jane!" ucapnya. "Kau masih menjadi pria cabul dan mesum! Apa kau puas!" pekik Jane dengan berusaha lepas dari kungkungan suami gantungnya itu. Mendengar itu, Sean tersulut emosi juga. Dia menatapi tubuh Jane yang ada dibawahnya dengan seringai diwajahnya. "Kau mau tahu, apa itu cabul dan mesum yang sesungguhnya? Aku akan memperlihatkannya!"
102.9K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as pulung gantung
Read
+Library
Terjebak di Pangkuan Pria Lumpuh

Terjebak di Pangkuan Pria Lumpuh

Bekerja seharian tanpa sesuap makanan di perutnya membuat kondisi lambung berontak. "Tolong!" Kamila merasa lemah. Keringat dingin terasa membasahi tubuhnya.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as pulung gantung
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Benda itu membentur pucuk kepala berbalut kupluk mantel hitamnya lumayan keras, sampai-sampai menimbulkan bunyi nyaring segala. Mengusap tempat nyeri sambil meringis, mengalihkan manik matanya ke benda rajungan tersebut, Tumang yang mendapati itu adalah gulungan benang berwarna merah … yang tampaknya telah meluncur dari puncak batang pohon di atas tubuhnya, … sontak membelalakkan matanya lebar. Sulit di percaya! Ada rumah pohon di tengah-tengah hutan ini!?
104.3K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as pulung gantung
Read
+Library
Raja Agung Nayaka Manggala

Raja Agung Nayaka Manggala

Tiba-tiba tutup tungku langsung terbuka, bersama dengan itu 6 buah pil bergaris 3 keluar dari tungku dan melayang di udara membentuk lingkaran. Sesepuh Gantari dan Wulandari melihat hal tersebut dengan terkejut. Secara perlahan formasi yang mengapit tungku menghilang lalu tungku dimasukkan kembali ke dalam cincin penyimpanan. "Sepertinya hanya ini yang bisa aku lakukan saat ini, silakan diperiksa guru." ujar Nayaka Manggala Pil yang melayang di udara secara perlahan berpindah ke tangan Sesepuh Gantari yang mengadah menerimanya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as pulung gantung
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

teriak Dadung Amuk, tapi tubuhnya sudah lebih dulu rubuh didorong tiga pengepung, kemudian tubuh itu diseret ramai-ramai mendekati tali gantungan yang sudah disiapkan. Tali gantungan yang sudah biasa untuk menggantung orang itu berada di atas sebuah kotak papan. Kotak papan itu mempunyai penutup yang sewaktu-waktu bisa terbuka turun ke bawah jika besi pengaitnya disentakkan ke bawah. Dengan begitu orang yang berdiri di atasnya akan tergantung karena tidak mempunyai lantai berpijak lagi.
1031.1K viewsOngoingAdded to Library 869 Times as pulung gantung
Read
+Library
Pewaris Pedang Sulur Naga

Pewaris Pedang Sulur Naga

Gadis berkalung kerang itu menelan sebutir obat pulung yang bisa menawarkan racun. "Kau pemilik Pedang Sulur Naga. Jangan-jangan kau dan Mahisa Aji telah bekerja sama untuk membantu Paksi Jingga merebut perguruan Tangan Seribu." Pendekar Tongkat Genta Emas menuduh Sekar Pandan dengan suara lantang. Nyimas Tunjung datang dengan gerakan ringan bagai terbang. Wanita cantik itu berdiri di samping Pendekar Tongkat Genta Emas. Bibirnya tersenyum manis pada Raden Prana Kusuma.
8.520.6K viewsCompletedAdded to Library 680 Times as pulung gantung
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status