Kebangkitan Sang Putri Terbuang
Kilau itu berdenyut lembut, menandakan ia sedang tidur dalam pemulihan panjang, menunggu waktu untuk bangkit kembali.
Hening kembali menguasai tempat itu, memberikan kedamaian dan ketenangan. Angin bertiup pelan, membawa sisa abu kegelapan yang perlahan memudar ke udara, membersihkan lembah dari sisa-sisa kejahatan.
Qingyan berlari mendekat, wajahnya masih pucat, namun matanya memancarkan kekaguman dan rasa hormat. “Nona! Apakah nona baik-baik saja?”