Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir
Ia menarik napas panjang, seperti seseorang yang baru kembali ke dunia nyata setelah dua hari menghilang.
Beberapa detik kemudian, Aishwa menyusul. Langkahnya teramat pelan. Pinggang sedikit miring, bahu turun, dan setiap langkah diambil dengan ekspresi menahan, seolah lututnya sedang bernegosiasi dengan gravitasi.
“Mas,” gumamnya, suara lirih tapi penuh tuduhan, “ini kenapa kakiku rasanya kayak bukan punya aku?”
Bab Populer