Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Balas Dendam Si Janda Mandul

Balas Dendam Si Janda Mandul

"Mandul itu menurutku sebuah musibah Vi karena tidak mungkin ada seorang mertua yang mau anaknya menikah dengan wanita mandul. Kamu tahu sendiri kan kalau mandul itu tandanya tidak dapat memberikan keturunan. Mana ada yang ingin membina rumah tangga tanpa kehadiran seorang anak." "Ya sudah deh, terserah kamu saja Ta. Aku no coment untuk masalah ini, meskipun aku tahu bagaimana perasaanmu itu. Tapi saat ini kita kan membahas masalah pekerjaan, aku rasa tidak ada kaitannya dengan status mandulmu itu. Kamu harus bisa profesional Ta. Namanya saja sudah berani terjun ke dunia entertainment, jadi berpegangan tangan dan berpelukan sudah menjadi hal yang wajar. Yang penting kita bisa menjaga diri. J
108.3K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as quotes mendung
Read
+Library
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Ambu sangat suka sinetron jadul Keluarga Cemara, makanya ia memakai tusuk konde berbentuk cemara, kebaya bermotif cemara, anting cemara, liontin cemara." "Bawah berumput cemara juga?" potong Ki Gendeng Sejagat dongkol. "Aku merubah nama jurus untuk menghormati petilasan Laraswati. Aku ijinkan kau untuk merubahnya jika ingin mengenang seseorang." "Aku bukan pendekar mellow, Kek." "Pendekar Mellow.... Jangan main-main dengannya." "Memangnya ada Pendekar Mellow?"
9.947.2K viewsCompletedAdded to Library 944 Times as quotes mendung
Show Reviews (21)
Read
+Library
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Read All Reviews
MAAF MAS, AKU MEMILIH BAPAKKU YANG PIKUN.

MAAF MAS, AKU MEMILIH BAPAKKU YANG PIKUN.

Rupanya dia hanya berpura-pura lemah saja, sementara disaat mereka lengah Mande beraksi kembali. "Huh! Dasar be-go! Mereka pikir bisa mengirimku pulang ke tempat asalku dengan mudah. Malahan karena kebodo-han mereka aku bisa dapat keuntungan besar," ucap Mande, meskipun perutnya masih nyeri namun ia masih bisa mengambangkan senyum karena berhasil mendapatkan emas dan uang banyak.
1016.1K viewsOngoingAdded to Library 337 Times as quotes mendung
Read
+Library
Geger Pendekar Naga

Geger Pendekar Naga

Jenata tersenyum tipis, dia sadar sekalipun perguruan tempatnya berasal memiliki nama besar, akan tetapi hal itu tidak menjamin akan membuatnya mendapatkan kitab Mega Mendung dengan mudah. "225.000 keping emas," kata Jenata dengan dingin dan aura kekuatan merembes dari dalam tubuhnya. "230.000 keping emas," Prayogo seakan tidak ingin mengalah begitu saja Kem menaikkan harga penawarannya.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as quotes mendung
Read
+Library
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

“Super Goed“ (Mantap) Permana mengumpat dalam hati karena upeti yang dia dapat dari hasil bunga pinjaman para warga harus dia serahkan ke Londo yang ada di depannya. Andai bisa dibunuh, ingin rasanya Permana membunuh Meneer yang ada di depannya saat ini, tapi jika dia benar-benar melakukannya, dirinya akan berakhir di tiang gantungan, seperti Supri, juragan lain yang menolak menyerahkan upeti kepada para kompeni. Begitu melihat pedati yang penuh dengan muatan berhenti di depannya, sang Meneer tertawa lebar sambil bertepuk tangan. “Super Goed ... Super Goed! U memang jongos paling berguna, Permana. Super Goed!” Gendis memegang pelan lengan Permana, dirinya paham betul jika suaminya kini tenga
9.751.0K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as quotes mendung
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

tegasku, memberi pengertian pada Alia. "Maaf." Alia menunduk, namun tangannya terlihat mengepal genggam. Membuatku hanya bisa menarik napas berat. 😍Terimakasih😍 Subscribe, like dan komentarnya dong!😍
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 543 Times as quotes mendung
Read
+Library
Terbelenggu Dendam

Terbelenggu Dendam

"Mbak Jasmin," Jasmin tersentak kaget saat tiba-tiba Dewi, sekretaris Dimas menegurnya "Ah, itu--tadi aku mau ketemu pak Dimas, tapi sepertinya sedang ada tamu," jawab Jasmin yang membiasakan diri memanggil kakaknya dengan sebutan pak, karena di tempat kerja Dimas adalah atasannya. "Iya, itu bu Gita dari Multy furniture ingin mengikuti lelang pengadaan barang di hotel kita," terang Dewi.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as quotes mendung
Read
+Library
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

Dan Kakek Samad berpura-pura membersihkan pot-pot yang terlihat kotor. Mendung yang terlihat dari matanya Nur itu semakin terlihat saja. Berbagai macam cobaan yang dia alami. Nek Iyam tidak kuat dengan apa yang dialami cucunya itu. Wajah yang tampak tua itu sedikit-sedikit ditetesi oleh air mata. Sungguh, dia merasakan kesayangan yang mendalam kepada Nur.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as quotes mendung
Read
+Library
Mendadak Kaya

Mendadak Kaya

Mereka lebih senang mengadakan pesta untuk keluarga mereka sendiri dibandingkan menghadiri pesta keluarga lain. Kepala keluarga dari keluarga Carmed adalah Lefri Carmed. Lefri Carmed dan istrinya, Marsha Carmed memiliki seorang anak bernama Maria Carmed. Marsha yang melahirkan Maria pada saat berusia empat puluh dua tahun, harus pergi meninggalkan Maria yang masih bayi dikarenakan melahirkan di usia tua. Setelah kejadian ini, Lefri menjadi sangat depresi dan tidak bisa mengurus keluarga Carmed dengan benar. Hal inilah yang menyebabkan keluarga Carmed hampir bangkrut, mirip seperti keluarga Roland.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as quotes mendung
Read
+Library
Pendekar Tombak Matahari

Pendekar Tombak Matahari

Gendon berbalik menuju api unggun dan memasukan tiga ekor ikan ke dalam sebuah bambu yang sudah dia siapkan sebelumnya. Bambu ditutup menggunakan buntalan daun jati dan mulai dipanggang di atas bara yang merekah. Gendon mengorek bara api seperti ingin mengeluarkan sesuatu dari dalam api unggun. Setelah beberapa saat, terlihat Gendon berhasil mengeluarkan dua benda yang bagian luarnya sudah menghitam dan mengepulkan asap. Gendon memegangnya dan cepat-cepat melemparkannya pada Surya Yudha, mencegah hawa panas merambat ke tangannya. "Tuan Muda, tangkap!"
928.2K viewsCompletedAdded to Library 931 Times as quotes mendung
Show Reviews (25)
Read
+Library
Kebo Rawis
Ah, akhirnya menemukan salah satu mutiara terpendam GoodNovel yang bisa jadi alasan untuk mengisi ulang koin. Semoga sang penulis selalu sehat agar cerita ini lekas diselesaikan dan tidak membuat penasaran.
Rana Semitha
Regulasi GN yang baru membuat harga satu babnya menjadi 14 koin. Hal itu tidak disampaikan kepada para penulis sehingga banyak penulis yang tidak menyadari. Untuk para pembaca, bisa membaca mulai bab 65, di bab tersebut saya menulis cukup banyak kata hingga bab-bab berikutnya. Terima Kasih
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status