FOTO SUAMI DAN KEPONAKANKU
"Kalau di lihat, sepertinya penghuni kampung ini dulu kayaknya orang-orang berpunya. Terbukti dengan rumah-rumah yang masih berdiri kokoh meski hanya terbuat dari kayu, padahal sudah cukup lama mereka tinggalkan.
Berjalan kembali membelah kampung hingga ke tengah dan ia jumpai kembali pondok itu di tepi jalan. Ia kembali singgah seperti waktu itu, berharap laki-laki itu muncul kembali.
"Hati-hati, Nak! Jangan percaya siapapun selain dirimu sendiri, apapun yang hatimu katakan, lakukanlah!"
Suara itu kembali tertangkap oleh pendengarannya. Salwa tak membalas hanya mengangguk saja tanda mengerti. Sekian menit menunggu, lelaki itu tak kunjung datang.
Hot Chapters