PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG
“Selamanya sama aku. Jangan berpikir untuk mencari rumah pulang yang lain, rumahmu cuma aku, karena di aku … kamu rumah yang paling nyaman.”
Asha kembali melepaskan diri, tapi kali ini dia bertindak lebih. Ia duduk di pangkuan suaminya dan kembali menatap wajah tenang pria itu.
“Mana bisa nyari rumah baru, kalau di rumah yang sekarang aku dapat segalanya,” ucapnya. “Aku punya Mas, dua anak laki-laki yang penyayang dan lucu, keluarga besar yang saling mendukung, gak ada yang kurang, Mas.”
Hot Chapters