Istana Yang Ternoda
Tampak di antara tamu-tamu penting: Pak Hengky dan Tante Vita bersama kedua anak mereka, Nadira dan Adrian yang tampak mesra, serta Bu Ria dan Pak Haikal yang berdiri tak jauh dari kerumunan.
Pak Haikal menyikut pelan lengan istrinya, "Ria, lihatlah itu Rafasya. Anakmu. Dia berdiri di sana, di podium, dengan keluarganya. Kamu tidak bangga?"
Bu Ria mengangkat dagunya, matanya tajam menatap ke atas podium.
"Aku tak bisa berpura-pura bangga pada anak yang membangkang dan menikahi wanita pembawa sial."
Hot Chapters