Ah, Jangan Kakak Ipar
“Kamu juga butuh istirahat, kalo kamu tumbang, gimana mau jagain Sara?”
Risa menunduk, di sudut hatinya, ia ingin sekali memejamkan mata, tapi di sudut lainnya, ia tak tega membiarkan pria itu menimang anaknya seorang diri, apalagi Damar tak pernah memegang Sara sebelumnya, pikirannya melayang pada sore itu ketika tangisan Sara yang menggema dan berhasil membuat Bara naik pitam, seakan darah dagingnya itu adalah pengganggu baginya.
“Aku udah biasa, Mas ... nanti juga sembuh sendiri,” jujur Risa dengan nada getir.
Hot Chapters