Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Janda Kembang

Janda Kembang

Saras menatap gelas yang pecah berserakan, "Sayang sekali, padahal jus tadi enak dan segar." Bella tersenyum tipis, dalam hatinya ia bersyukur minuman itu baru seteguk Saras minum, karena jus orange itu ada obat perangsang yang sengaja Bella kasih untuk Reyhan, tapi malah dikasihkan ke Saras oleh Reyhan. "Aku tak suka sikapmu ini, jadi minta maaflah!" perintah Reyhan. "Kenapa aku harus minta maaf? Minuman itu aku buatkan untukmu, jadi lebih baik aku buang dari pada kamu kasihkan ke dia!"
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai raja anggrek
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong. "Ai..." Sapa Aska. "Iya, ada apa As?" Tanya Aini bingung. "Maaf soal cake tadi, kamu mau cake rasa apa biar nanti aku antar kerumah!!" "Nggak perlu Aska, Mama sudah buat cake untuk aku," Tolak Aini. "Minggir minggir, tongkrongan Lo itu disana," usir Rama "Bener, tongkrongan Lo itu bareng anak-anak yang terkenal akan kekayaannya tetapi sombong," sambung Reza menimpali ucapan Rama.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai raja anggrek
Baca
+Pustaka
Idola Ranjang

Idola Ranjang

Kaos yang tadinya berwarna abu itu, berubah merah karna banyaknya darah Flower. Jalang, kau benar-benar akan terikat bersamaku selamanya ...
1029.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai raja anggrek
Baca
+Pustaka
Raja Milik Ratu

Raja Milik Ratu

Raja memesan pada barista yang kini tengah mencatatnya. "Minumannya apa?" tanya barista tersebut. "Lo mau apa?" tanya Raja lagi. "Samain kayak lo." "Beneran?" tanya Raja lagi memastikan. Ratu mengangguk. "Eh gue juga pisang goreng deh jangan pisang bakar." Raja menghela napas pelan. Dalam batinnya menggerutu, "cewek emang sama aja, plin-plan semua. Tipe makanan kesukaannya juga terserah semua."
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai raja anggrek
Baca
+Pustaka
Kubuang Suami Sampah Pada Tempatnya

Kubuang Suami Sampah Pada Tempatnya

BAGIAN 18 Kami tiba di halaman rumah Alrik yang bangunannya tak banyak berubah seperti belasan tahun silam. Bangunan dua lantai bermodel klasik dengan cat putih itu terlihat begitu asri sekaligus sejuk karena tanaman hias yang mendominasi. Banyak pot-pot anggrek digantung di depan teras maupun menempel di dindingnya. Aneka warna anggrek tersebut. Ada yang putih, merah muda, magenta, maupun hitam. Tak hanya bunga eksotis khas Indonesia itu yang dipelihara di depan rumah Alrik. Terdapat pula pot-pot besar berisi tanaman antorium maupun keladi hias yang daunnya besar-besar. Suasana senja kali ini begitu membuat jiwaku tenang sebab melihat ragam tanaman hijau yang bahkan lebih terawat dari dirik
538.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai raja anggrek
Baca
+Pustaka
Misi Misteri Sang Indigo

Misi Misteri Sang Indigo

Di situ juga dia melihat Ega menghampiri sebuah pohon bunga kertas berwarna, merah jambu kesukaan Fani. Di salah satu ranting pohon bunga kertas itu, ada pot bunga Anggrek putih yang menggantung. Ega mengangkat sebelah tangannya lagi, Raizel rasa, Ega mencoba untuk menjatuhkannya, seperti halnya Ia tadi menjatuhkan figura dan vas di ruang tamu. "Egaaa .... Berhenti!" teriak Raizel, berusaha menghentikan Ega yang mencoba menjatuhkan pot Bunga Angrek itu.
9.833.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 674 kali sebagai raja anggrek
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

Atau, memilih berkorban atau mengorbankan. Mirip seperti bunga sakura. Sebuah pohon yang hanya bisa tumbuh di satu daerah saja di Indonesia. Bunga yang berwarna merah muda dengan corak putih di tengahnya, belum lagi daun yang hijau membuat suasana hati terasa tenang. Terlihat gadis cantik yang sedang duduk bersandar di bawah pohon itu dengan pena dan buku di tangannya sedang menulis sesuatu. “Riska! Apa kamu baik-baik saja.”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai raja anggrek
Baca
+Pustaka
Istriku Bukan Selingkuhanku

Istriku Bukan Selingkuhanku

Setelah itu Bram pun mengajak Ajeng pergi ke tempat penjual tanaman Anggrek. Disana Ajeng melihat berbagai jenis Anggrek, tapi ia hanya melihat-lihat saja tidak mengatakan apapun pada Bram, tetapi Bram sangat mengerti apa kesenangan dan keinginan Ajeng. Lalu Bram membelikan Ajeng sepuluh Anggrek dengan warna yang berbeda dan jenis yan berbeda. “Koq banyak sekali mas membeli bunga Anggrek?” tanya Ajeng. “Biar menambah cantik rumah kita, seperti dirimu,” ucap Bram sambil melihat mesra ke arah Ajeng.
7.636.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai raja anggrek
Baca
+Pustaka
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

“Ketemu! Kayak Yuan, Kakak Yuan! Lihat, apakah ini Anggrek yang benar?” seru Nona Kedua Mo. Li Yuan yang tengah berjongkok, menoleh ke belakang kemudian berdiri dan menghampirinya. Ia berjongkok lagi, mengamati tanaman yang sekilas mirip rumput di atas tanah. Ketika diperhatikan baik-baik, warna hijaunya jauh lebih pekat dibanding tanaman sekitarnya. Jika diamati lebih dekat, terdapat gerigi halus yang sangat kecil pada tepi daun tanaman.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai raja anggrek
Baca
+Pustaka
Terjerat Pria Arogan Setelah Dicampakan

Terjerat Pria Arogan Setelah Dicampakan

tutur Anggrek. Mata Maira melebar mendengar perkataan Anggrek yang sangat ringan hendak membuang handphone yang ia ketahui harganya puluhan juta, menyamai nilai motor. Dengan santai Anggrek segera bangkit dan mengambil box tersebut, dia mulai melangkah ke tong sampah membuat Maira bergerak cepat lalu merebut dari tangan sang calon mertua. "Eh ... jangan, Mah. Buat Maira aja," kata wanita itu cepat.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai raja anggrek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status