Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
 Cinta dalam Bayangan Hutang

Cinta dalam Bayangan Hutang

tanya Ara, nada suaranya penuh kebingungan. “Buka saja,” jawab Raka singkat, mengalihkan pandangannya sejenak. Wajahnya terlihat sedikit tegang, seolah ada sesuatu yang ia sembunyikan. Ara menarik pita dengan hati-hati, membuka kotak kecil itu. Di dalamnya, ada sebuah kalung sederhana dengan liontin berbentuk hati. Desainnya tidak rumit, tetapi cukup elegan untuk menarik perhatian. Ia menatap kalung itu beberapa saat sebelum kembali mengangkat matanya pada Raka.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as raka mala
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Namanya Syuka Nehi. Kabarnya dia tidak pernah pergi ke mana-mana dan selalu tinggal di kaki Gunung Malabar. Jadi kalau kita kesana pasti akan ketemu dia." "Dia ahli nujum apa pedagang martabak?" "Baraka! Aku serius nih!" Rani Adinda merajuk jengkel. Baraka tertawa kecil. "Gunung Malabar itu jauh, Sayang," ujarnya dengan lembut sambil merapikan rambut di punggung Rani Adinda. "Gunung Malabar ada di Tanah Gangga, di India sana."
1028.3K viewsOngoingAdded to Library 820 Times as raka mala
Read
+Library
Di Ranjang Majikanku

Di Ranjang Majikanku

Beberapa menit berlalu dalam keheningan yang hanya diisi oleh suara penyedot debu dan ketikan di laptop. Suara Bhaga tiba-tiba memecah kesunyian. "Ambilkan map hijau tua yang ada di rak paling atas. Tertulis 'Proyek Dermaga'." Binar memandang ke arah yang ditunjuk. Dia melongo. Rak itu sangat tinggi. Dia mengulurkan tangannya, berjinjit, tapi masih jauh dari cukup. Dia mencoba melompat-lompat kecil, jari-jarinya hampir menyentuh ujung map.
9.6810.5K viewsOngoingAdded to Library 21.9K Times as raka mala
Show Reviews (41)
Read
+Library
marwatuljannah59 marwatuljannah59
kapan nikahnya ya Bhaga &Binar? greget bgt, pdhl dibikin nikah aja dlu. Bu Nurma mlh dibikin balik ke stelan awal pdhl dia sudah mulai baik sama Binar. stlh Konflik Daniel kirain mau nikah, ehh malah dtg ms lalu .ingin liat binar bahagia jd istri Bhaga. konfliknya udah nikah aj, tapi yang rinagn² aj
Abah
yang diharapkan Bhaga&Binar segera menikah dan bahagia, tetapi bulan msh ingin melihat Binar menderita. Pdhl bu Nurma sdh mulai luluh, tetapi dgn kejadian tertabrak nya Ardan membuat Binar merasa bersalah bgt dan Bu nurma jadi makin membenci Binar. Bosan dgn alur Celia, koq dia kut bgt
Read All Reviews
SENDIAKALA

SENDIAKALA

Minggu pagi itu, Aiza datang ke kamar Azara dengan wajah yang penuh kegembiraan. Rambutnya sudah diatur rapi, dan ia mengenakan baju batik merah tua yang tampak sangat elegan. "Azara, ada kabar baik nih," ucapnya sambil menarik tangan Azara dengan lembut. "Mama sudah merencanakan makan malam bersama keluarga besar Risam hari ini. Tujuannya adalah untuk mengenalkan kamu sebagai istri Risam kepada semua keluarga kita. Kita harus bersiap dengan baik ya."
463 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as raka mala
Read
+Library
Sang Malaikat

Sang Malaikat

Mereka sangat bahagia, soalnya Dewa sudah kembali sadar. Tapi, saat mereka sedang asyik berbincang-bincang, orang tua dari pacarnya Dewa datang dan mereka mengamuk. Katanya anak mereka kecelakaan gara-gara Dewa. "Hei anak sialan, kamu harus tanggung jawab soal keadaan anak saya. Gara-gara anak sialan itu, anak saya jadi seperti ini" Bentak pak Malik alias papanya Rini. Rini adalah nama pacarnya Dewa.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as raka mala
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Mas Arya bawa ini, aku mau bawa bonekanya aja. Kayaknya enak kalau dipeluk. Empuk.” “Enakan juga meluk aku.” Arya mencebik. Menerima kembali barang yang diberikan oleh Cita, kemudian meletakkannya di sofa. Kemudian, ia mengambil boneka kelinci putih yang sempat dibelinya di Jakarta, lalu meletakkannya di pangkuan gadis itu. “Dilarang meluk pak kelinci, kalau ada aku di sini.” “Pak kelinci?” Cita terkekeh sambil menatap boneka yang setinggi tubuh Cita ketika duduk. “Tahu dari mana kalau dia cowok?”
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as raka mala
Read
+Library
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

“Bawalah mutiara ini untuk mempermudah tugas kalian. Mutiara ini akan menghitam jika kalian akan menghadapi bahaya, segera menghindarlah jika mutiara mulai menghitam dan mutiara akan kembali berwarna putih setelah kalian aman” “Bawalah juga bulu merak kerajaan ini. Ia akan berubah menjadi warna emas apabila berdetakan dengan seseorang yang memiliki keturunan Kerajaan Niswa. Jagalah dengan baik pemberian ini. Kedua benda ini merupakan benda istana turun temurun Kerajaan Niswa” tegas Raja Reja. Kemudian ia beranjak dari duduknya, berjalan menuju kedua utusannya tersebut. “Terima kasih paduka” prajurit utusan menerima benda pusaka dari pemimpinnya itu. Dengan segera ia memasukkan ke dalam tas
103.2K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as raka mala
Read
+Library
Renggali

Renggali

“Bukan itu masalahnya kakak ...! bagaimana jika ada orang yang membaca tulisanku yang sungguh lebai itu.” Melalui perasaan yang malu Riska memeluk Claisya dengan gemas. “Aduhh ...! aku tidak bisa membayangkannya lho kak? Jika ada orang lain yang tahu? Pasti aku jadi ejekan satu sekolah kali ini,” lanjutnya sambil menutupi mukanya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as raka mala
Read
+Library
Mama Muda

Mama Muda

"Anu... Itu Nyonya. Tadi pas bibik keluar untuk membeli bumbu buat bikin Soto, bibik tanpa sengaja ketemu sama orang jualan rujak. Kali aja Nyonya mau, kan katanya pengen makan yang pedas-pedas. Makanya bibi beliin." Rujak? Seketika mata Naomi langsung melek. Boleh juga tuh. "Mana bik rujaknya?" Tangan Naomi menadah di depan muka Bi Inah. "Rujaknya bibik taruh di meja makan, Nyonya." "Oh ya udah, bentar lagi aku turun deh ya. Bibik duluan aja." Mana mungkin Naomi langsung turun. Tentu dia harus mengatur bajunya dulu, biar nggak terbalik, nyisirin rambut dulu biar lebih rapi, nggak kayak singa bangun tidur gini.
1023.0K viewsCompletedAdded to Library 528 Times as raka mala
Read
+Library
BERUANG GUNUNG ALTAY

BERUANG GUNUNG ALTAY

Kirei tidak meneruskan kata-katanya karena tajamnya mata Raka menerbangkan isi kepalanya. Maysha memandang Raka dengan harapan mempercayai mereka. "Aku tidak tahu itu apa. Entah binatang, entah manusia. Tapi percayalah, yang kulihat itu bukan halusinasi. Benar-benar nyata." “Jangan-jangan....” Raka mengambil sangkur yang tergeletak di meja dan memasangnya di pinggang. Di meja ada sangkur satu lagi dan empat buah senter kecil. Dia abaikan senter itu.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as raka mala
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status