Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Membalas Perbuatan Suami Kejam

Membalas Perbuatan Suami Kejam

Ajak Rido. “Kamu punya uang dari mana, Mas? Mana motor kamu? Aku mau beli makanan,” ucap Mala. “Motornya kujual, tadi aku lapar tak punya uang, akhirnya kujual saja!” jawab Rido. “Ya sudah, mana sisanya!” Mala meminta uang hasil penjualan motor itu. “Ini!” Rido memberikan uang itu kepada Mala, belum sampai ke tangan Mala, Ibunya sudah merebut uang itu.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as raka mala
Read
+Library
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Dengan langkah seribu ia meninggalkan Azalea yang menggerutu di depan meja dapur. "Kakak! Curang! Aku, kok, ngga dibikinin?" "Bikin sendiri! Udah tua juga!" Anjel tertawa, dengan setengah berlari ia memasuki mobil dan mulai meninggalkan pelataran rumahnya. Anjel, adalah seorang owner butik terkenal di kotanya. The Dress adalah brand yang ia gunakan untuk melabeli butik sekaligus produknya. Selain itu, ia juga seorang desainer yang top dan berkelas. Maka jangan heran jika ia punya banyak relasi bisnis, baik dalam dan luar negeri.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as raka mala
Read
+Library
Tamally Ma'ak

Tamally Ma'ak

Menoleh, ternyata sudah pukul enam malam, bergegas, ku gerakkan kaki menuju kamar mandi. Kuukir senyuman tatkala sebuah benda tak sengaja jatuh dari saku jaket yang hendak kukenakan. Sebuah Yin Yang bracelet with magnetic heart. Salah satu gelang yang menjadi kesayanganku. Gelang ini konon katanya memiliki filosofi sebagai lambang yang memiliki arti hidup yang seimbang.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as raka mala
Read
+Library
Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

ucap asisten. Mendengar nama tempat itu, tatapan Raka perlahan mulai muram. Maldian adalah tempat yang paling diinginkan Shinta untuk pergi.
17.9K viewsCompletedAdded to Library 502 Times as raka mala
Read
+Library
MALAM TANPA WAJAH

MALAM TANPA WAJAH

Dia menyarankan agar mereka melakukan sebuah ritual kecil untuk mencoba melihat lebih jauh ke dalam rahasia rumah itu. Mereka berkumpul di ruang tamu rumah Alia, dengan suasana yang terasa tegang. Alia, Lila, dan Aran duduk mengelilingi Dira, yang sudah menyiapkan beberapa benda yang dibutuhkan untuk ritual itu—sebuah lilin putih, sebuah mangkuk kecil berisi air, dan sebuah batu kristal yang selalu dibawa Dira ketika ia mencoba meramal.
522 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as raka mala
Read
+Library
Mainan Baru Tuan Montevista

Mainan Baru Tuan Montevista

“Aku tahu ini canggung, Keisha. Tapi lihatlah tempat ini. Bukankah ini luar biasa? Ini adalah level bisnis yang baru. Hei, aku akan mengeluarkan cocktail non-alkohol yang sudah kubuatkan di studio. Anggap saja ini sesi latihan santai sebelum presentasi besar.” Raka berjalan ke bar kecil di sudut ruangan dan mengeluarkan sebuah pitcher kristal berisi cairan berwarna merah cerah. Dia menuangkannya ke dua gelas champagne yang indah. “Demi The Montevista Baker yang segera menjadi raksasa Asia,” ujar Raka, mengangkat gelasnya dengan tatapan yang sangat intens—tatapan yang kini kurasakan bukan lagi sekadar ambisi, tetapi ketakutan yang mendalam yang dia sembunyikan.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as raka mala
Read
+Library
Kutukan Di Desa Arunika

Kutukan Di Desa Arunika

“Ngaktifin? Aku bahkan nggak nyentuh batu itu!” Raka menatapnya dalam. “Tapi kamu menatapnya. Dan itu cukup.” --- Beberapa menit kemudian, Raka mengeluarkan beberapa benda dari tas kulit kecil yang dibawanya—segenggam garam kasar, seikat daun kering, dan seutas benang merah. Ia mulai mengelilingi cermin sambil menggumamkan doa pelan dalam bahasa Jawa kuno yang tak dimengerti Rani.
371 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as raka mala
Read
+Library
Takdir Kedua Istri Sang Kapten

Takdir Kedua Istri Sang Kapten

“Itu cincin—” Aluna menggantung kalimatnya ketika Raka menatapnya lebih dalam. Dia mengernyit pelan, sebelum akhirnya menatap cincin di tangannya lebih lama. Cincin yang sangat sederhana. Di dalamnya terdapat ukiran kecil ‘R&A’ yang membuat napasnya kembali tertahan. “Maaf cincinnya.” Aluna buru-buru ingin mengambilnya. Namun Raka justru menahan tangannya sesaat. Tatapannya berubah lebih hati-hati.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as raka mala
Read
+Library
Tersesat Di Dunia Pendekar

Tersesat Di Dunia Pendekar

Tubuhnya berkali-kali menabrak tanah dan berakhir berhenti setelah menghantam sebuah bangunan di ujung desa. "Perkenalkan, ini adalah gada Kaumodaki. Gada milik sang dewa Wisnu!" Teriak Raka yang begitu bersemangat memamerkan mainan barunya. "Jangan sombong dulu! Kau pikir senjata murahan itu bisa menghajarku untuk yang kedua kalinya?!" Teriak Chipakali dari kejauhan. "Entahlah, mungkin saja. Lagi pula aku tidak akan segan memukulmu sampai menjadikanmu kadal rempeyek," sindir Raka.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as raka mala
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status