Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RIAN RAINA

RIAN RAINA

lerai Raina. "Risa nih gak asyik banget jadi teman. Gak pernah ada dipihak gue." "Gue cuma berpihak pada kebenaran." "Jadi menurut lo gue gak benar gitu?" "Gue gak bilang gitu." "Lah, jelas-jelas lo bilang lo selalu berpihak pada kebenaran. Itu berarti gue gak pernah benar karena lo gak pernah ada dipihak gue."
9.352.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

Terbukti, kedua wanita sukses itu hanya tertawa dan ikut-ikutan menggoda Risa. "Maaf, aku udah terbiasa perfect di hadapan siapa pun. Jadi, ya, sudah seperti tuntutan rasanya tampil sempurna di depan orang lain. Apalagi orang asing alias orang yang baru pertama kali ku temui! Karena kesan pertama dalam penampilan itu akan menunjang penilaian perkenalan berikutnya!" sahut Risa yang tentu saja berbohong. Aku tahu dia merasa gelagapan dan tidak akan sejujur itu di depan Delta dan Ulva, meskipun sedari tadi dia terus-menerus memancingku agar menguak identitas nya.
9.769.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Sejuta sesal benar-benar sedang dirasanya. 🐸To be Cont
10437.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.4K kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Istri Best Seller

Istri Best Seller

sapanya dengan senyuman ramah. “Kamu mau ke mana dengan pakaian begitu? Kamu ngapain di sini?” Jelita hanya melontarkan pertanyaan dengan nada tajam, bukannya membalas sapaan itu. “Mengapa Mama tidak menyukaiku? Apa di masa lalu aku selalu menjahati Mama? Jika begitu, aku minta maaf,” ucap Risa, memasang wajah memelas dalam kepalsuan.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Seribu Pintu Sindukala

Seribu Pintu Sindukala

Ia bergerak mendekati Raesaka, dan mendongak. “Sebenarnya, bukan suamiku yang melakukannya,” bisik Prisha, sambil menyematkan rambutnya ke telinga, “melainkan orang lain. Orang lain yang memakai teknologi—entah apa namanya—sehingga wajah orang itu bisa diganti dengan wajah orang lain.” “Oh iya, aku tahu teknologi itu,” kata Raesaka mengangguk. “Namanya Deepfake.”
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

Kali ini dia tidak memakai jas almamaternya, hanya kemeja putih yang lengan bajunya digulung sesiku, memperlihatkan kulitnya yang putih pucat. "Analisis cepat," katanya tanpa menoleh padaku. Matanya terfokus pada layar. "Pidatomu tadi viral di grup W******p angkatan kelas satu dan dua. Mereka menyebutmu 'Kandidat Realistis'. Poin plus untuk keberanian." "Terima kasih. Aku rasa?" aku berdiri di sampingnya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Lanjut raka sambil melihat chat di handphonenya. “Nih, Adhimas Setyanegara namanya. Panggilannya Setya. Orangnya agak berisi gitu, lumayan tinggi lah orangnya, keluarga pengusaha dia tuh, bocah old money nih ga kaleng – kaleng. Yang paling penting, si Setya ini senasib sama elu. Sama – sama abis putus cinta. Baru sebulanan lah kali. Sabi banget nih buat temen adu nasib.” Lanjut Raka sambil menunjukkan sebuah photo.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
My 'Bad' Boyfriend

My 'Bad' Boyfriend

- Jangan cari tau siapa aku. Aku cuma orang yang tau siapa Boy yang sebenarnya. Dia ngebohongin kamu selama ini. Kamu cewek b*go, Risa! - Dahiku mengernyit membaca pesan singkat itu. 'Maksudnya apa?' batinku bingung. Aku memikirkan setiap kata-kata di dalam pesan itu, bahkan ketika aku sudah sampai di rumah.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Janda Lugu tapi Palsu

Janda Lugu tapi Palsu

“Selama ini kan kamu taunya aku suami yang baik, nggak pernah pacaran sebelumnya, setia, sopan, jauh dari kata negatif, bukan?” Aku mengangguk,”kan emang begitu. Mama juga bilang begitu, kan?” Aku mengacu pada cerita Mama Amy yang selalu mengelu-elu kan Mas Azka. Mas Azka anak baik, nggak pernah pacaran, hidupnya lurus dan nggak neko-neko. Intinya Good boy lah. Terdengar helaan nafas mas Azka. Suasana hening. “Ras, sebenarnya aku tidak sesempurna itu ….” Mas Azka mendekap tubuhku seperti tak ingin melepasnya.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status