Jatah Malam Untuk Mertua
tanyanya dengan suara pelan, penuh harap.
Leo mengangguk, tapi masih terlihat menahan emosi. “Kesempatan itu pasti ada, Sayang. Tapi… kita harus hati-hati. Bu Mela bukan orang yang gampang menyerah."
Bu Ratna meletakkan gelas anggurnya dan menatap mereka berdua dengan ekspresi tegas namun lembut. "Kalian tidak perlu khawatir. Selama kalian ada di rumah ini, kalian aman. Dan soal hak milik itu… Ibu pastikan, kalian akan mendapatkannya. Ibu tidak akan tinggal diam melihat anak dan menantu diperlakukan semena-mena."