Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

Matanya bergetar menatap sesosok iblis neraka di hadapannya. Kurt lagi-lagi terkekeh ... ia semakin mendekati Lilian. Menatapnya dengan penuh binar ambisi dan kepuasan yang meledak-ledak saat Lilian menciut ketakutan dan tak berdaya di hadapannya. "Kelinci kecilku ... kau masih sama rupanya. Kau masih menggairahkan dan begitu menggemaskan hingga aku ingin mengoyak-ngoyakmu dan menyantapmu hingga kau menjerit tanpa ampun. Khe khe khe khe khek ... Hahaha!!!"
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai read lucia
Baca
+Pustaka
My Boyfie is Wolf Alpha

My Boyfie is Wolf Alpha

Lucer berubah menjadi manusia serigala, membalikkan meja. Dari sanalah kehancuran itu terjadi. Ruangan yang ditata khusus untuk menyatakan perasaan, berubah menjadi suasana mencekam. Aku kecewa pada Lucer yang lebih mengikuti arus kemarahannya. Karena Necia, Lucer menjadi sangat emosional. Aku tahu, wanita yang tinggal serumah dengannya itu pasti memiliki kenangan tersendiri. Walaupun, dia sudah berlaku jahat–membunuh banyak kaumnya dan juga pemimpin werewolf alpha XXVII–Tuan Liam Ford.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai read lucia
Baca
+Pustaka
Luna dalam Lara

Luna dalam Lara

Setiap hari, ia mematikan sedikit demi sedikit Lidya yang lama. Tante Rosa memberinya nama baru: Luna. "Lidya tidak akan pernah kembali ke sini," kata Tante Rosa, saat ia menyerahkan sebuah kartu nama baru kepada Lidya. "Sekarang, kamu adalah Luna." Nama itu terasa asing di telinganya, tetapi ia menerimanya. Lidya yang lama sudah mati, dan kini ia adalah Luna, seorang wanita yang kuat dan tidak akan pernah lagi dimanfaatkan. Ia menghabiskan berminggu-minggu untuk berlatih, dan setiap kali ia melihat bayangan dirinya di cermin, ia tidak lagi melihat Lidya, gadis desa yang polos. Ia melihat Luna, wanita yang akan membalaskan dendamnya pada dirinya sendiri.
10864 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai read lucia
Baca
+Pustaka
Hello Mr. Niko

Hello Mr. Niko

Diam-diam Erik tersenyum kecil saat dia melihat senyuman manis di wajah Amanda yang begitu terlihat imut. Lisa menganggukkan kepalanya dengan pelan saat Lucia menatapnya. Detik itu juga Lucia berjalan mundur lalu perlahan keluar ruangan. Saat dia sudah berada di luar ruang keluarga, masuk ke sebuah lorong yang sepi dengan cepat dia menghubungi seseorang. “Hallo, apa kau sudah membuatnya terlihat cantik?” tanya Lucia pada seseorang saat dia menelepon.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai read lucia
Baca
+Pustaka
Lucifer Guardian

Lucifer Guardian

tanpa sadar tangan Lucifer mengusap matanya dengan celmek itu dan menatap heran kain di tangannya yang tampak tak asing. "Derry, aku mendapatkannya," ucap Lucifer dengan senyum miring yang membuat ekspresinya terlihat aneh. tangannya mengacungkan celmek itu dengan wajah girang. dengan semangatnya Lucifer menceritakan wanita cantik yang menjadi ibunya memasangkan celmek itu padanya saat pertama kali menyusuinya beberapa saat yang lalu. dibalik perasaan ceria itu Lucifer menahan perasaan aneh yang muncul dari dalam dirinya. sebuah perasaan yang ingin menumpahkan setiap tetes air matanya. "Equador, itu nama negaranya kalau tidak salah." Lucifer mengakhiri cerita semangatnya dengan murung, begit
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai read lucia
Baca
+Pustaka
Dikejar Kembali oleh Tunangan Aroganku

Dikejar Kembali oleh Tunangan Aroganku

Aku sudah tiba di kota Y. Pesan dari Julian baru saja dibuka oleh Lucia ketika dia baru saja selesai mandi. [Di rumah.] Pesan balasan dikirimkan oleh Lucia. [Aku akan menjemputmu nanti siang. Pagi ini, aku ada sedikit urusan.] Lucia meletakkan ponselnya di meja rias setelah membalas pesan Julian. Dia menatap cermin di depannya sambil berpikir, apa dia akan memberitahu Julian tentang rumahnya dan juga mengenai tawaran Dean.
9.957.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai read lucia
Baca
+Pustaka
Jeratan cinta Tuan Lucian

Jeratan cinta Tuan Lucian

perintah Lucian dengan suara rendah dan bernada dingin yang tak terbantahkan. Elena tertegun melihat pria paling berkuasa di kota ini berlutut di depannya. Tangan kanan Elena yang terluka akibat goresan pecahan kaca di kamar VVIP tampak gemetar. Saat Elena mengulurkan tangannya, Lucian menyambutnya dengan sangat hati-hati—seolah jemari Elena terbuat dari kaca tipis yang mudah retak. Lucian mengambil kapas beralkohol, lalu mengusap luka di telapak tangan Elena.
104 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2 kali sebagai read lucia
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Fredica ia lumpuhkan dengan memukul punggung wanita itu. Teriakan Hagan membuat beberapa pengawal muncul di kolam renang. Salah satu dari mereka langsung berlari ke garasi untuk menyiapkan mobil. Satu lainnnya membantu Biru memegangi Fredica yang tersenyum puas. "Liara? Kau bisa mendengarku?" Hagan berusaha mengembalikan kesadaran Liara yang tampak sudah nyaris menutup mata.
9.535.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 910 kali sebagai read lucia
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

“Sial, ini kopiku, Run” “Rese amat sih di habiskan,” Dewa mngutuk Harun dengan berbagai cercaan. “Buat sahabatmu yang sedang tidak enak hati enak body, Wa,” Harun merayu. Dewa menyodorkan kertas surta yang tadi dibacanya. Harun menerimanya dengan sigap.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai read lucia
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Sang CEO

Terjerat Cinta Sang CEO

gumam Gerald yang semakin mendekap erat wanita itu. Lucia menangis dalam diam hingga tanpa sadar tubuhnya melemas dan ia pun tak sadarkan diri. . . . Bersambung ...
9.9289.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.3K kali sebagai read lucia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status