Kembalinya sang Dewa Perang
“Kapten Milan, aku punya waktu satu hari lagi. Aku akan mengasingkan diri. Bila tak ada hal mendesak, jangan ganggu aku.”
Meski belum sepenuhnya menguasai kekuatan Taiju, Nathan ingin merasakan potensi penuh yang tersembunyi di dalam dirinya. Dalam kesunyian kamarnya, dia mengeluarkan lukisan Aliran sunyi. Saat kesadaran spiritual menyatu dengan goresan lukisan itu, tubuhnya perlahan diselimuti kabut putih yang misterius. Di tengah keheningan, Nathan merasakan gejolak yang tak terduga dari dalam tubuh. Aura dominan dari batu mata naga menyebar dengan cepat, menghisap seluruh energi spiritual yang ada di dalam dirinya, mempersiapkan dirinya untuk pertarungan yang akan menentukan takdirnya.
Hot Chapters