Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

“Baik lah. Aku akan merubah rambutmu menjadi merah. Bagaimana, kau setuju?” “Aku mau ash grey!” “Merah lebih mencolok. Merah artinya berani.” “Berani warnai rambutku dengan warna merah, ku pecat kau.” “Ouch, seramnya,” ujar Van dramatis. “Masa kau tega membuatku jadi pengangguran sih, Ele? Kau akan sulit menemukan orang sepertiku di luar sana, lho.” “Tak usah kepedean.”
106.1K viewsOngoingAdded to Library 242 Times as red dawn
Read
+Library
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Nexus Luluh Lantak Crimson Nexus ambruk. Darah mengalir seperti sungai. Langit kembali normal. Namun dunia darah kini tahu: Perang Darah Purba baru saja dimulai. Setelah Pertempuran Seraphine jatuh bersimpuh. Rovan memeluknya erat, tubuh mereka sama-sama berlumuran darah. “Aku… bisa merasakan... kita hanya membeli waktu, Rov.” “Maka kita akan terus bertarung... sampai semuanya berakhir.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as red dawn
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

Akan tetapi saat ini, itu yang paling tampak, bahwa Rendara benar-benar tertarik pada Shae dan ingin membantu perempuan itu. “Lo percaya Rendra tulus suka sama Shae?” Tidak disangka ternyata ucapan Rabu tadi membut emosi Katha mereda dengan cepat. Mungkin dia pun melihat sebuah cahaya yang bisa menarik Shae dari lubang kegelapan, karena memang Rendra-lah orang yang menyelamatkan Shae dari Theo, meski terlambat.
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 423 Times as red dawn
Read
+Library
DINAR

DINAR

celoteh raccel sambil tertawa Dinar memandangi raccel dengan senyuman, memperhatikan wajah gadis itu dengan baik, sungguh sangat cantik bahkan dia hampir mirip dengan lunar hanya saja dia ada bekas luka diujung dahinya tapi itu tidak memudarkan kesempurnaan yang dimilikinya. Raccel menyadari dinar yang memandangnya dengan seksama mulai tertunduk malu dengan wajah yang memerah. "dinar, apa kamu pernah jatuh cinta?" tanya racel malu-malu
105.9K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as red dawn
Read
+Library
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Ia tiba-tiba melebarkan matanya dan menatap intens pada bendera yang dipegang tinggi di paling depan kavaleri yang aneh itu. Latar belakang merah tua dengan matahari emas perlahan terbit, seperti kobaran api yang berkedip-kedip. Itu bendera Wilayah Red Tide! Sebuah nama melintas di benaknya, seseorang yang seharusnya masih jauh di Kabupaten Xuefeng membereskan situasi dan sama sekali tidak mungkin berada di sini: Draven Rendell. "Apa yang ia lakukan di sini?"
9.78.5K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as red dawn
Read
+Library
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Dia terpekik lantaran liontin yang kini berubah warna menjadi merah terasa panas menyentuh kulitnya. Geraman makhluk merah semakin terdengar mengangkasa. Gadis kembali teringat tugas yang harus diembannya. Sekencang mungkin dia berlari, menerjang rintik-rintik air hujan yang tak kunjung berhenti, berlari dan semakin menjauhi kebun Teh Reni. Di tempatnya berdiri, Pakdo Ramli kini berhadapan dengan makhluk merah. Mereka saling serang, melontarkan kekuatan energi bertubi-tubi.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as red dawn
Read
+Library
DERREL

DERREL

Anggota Petrios sudah berkumpul kembali dan Derrel bangkit dan menuju anggotanya. Brukk Derrel langsung kembali melayangkan pukulannya begitu menyadari Ivanka bangkit dan ingin menikamnya. Buk buk buk buk "mati lo anjing!" Derrel memukuli Ivanka kembali hingga tidak sadarkan diri. Devin menariknya Derrel menjauh dari Ivanka. Jika tidak bisa dipastikan Ivanka akan tinggal nama. "Dia udah gak sadar" Ujar Devin. Derrel lalu menuju motor kesayanganya diikuti dengan anggota Petrios
106.1K viewsOngoingAdded to Library 242 Times as red dawn
Read
+Library
Jade : The Mighty Amethys

Jade : The Mighty Amethys

Tak lagi dapat menahan air mata yang membendung di pelupuk matanya. Rachel tengah berdiri dengan meratap saat tiba-tiba Zurine melesatkan sebuah anak panah ke arahnya. Rachel membelalak ketika anak panah itu melewati telinganya. Seketika gadis itu mendengar sesuatu ambruk di belakangnya dan berbalik. Seorang pria dengan pakaian serba hitam dan dipadu dengan warna merah. Ada sebuah pedang di tangan kanan orang itu dan tongkat di tangan kirinya. “Pasukan Redrock.”
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 335 Times as red dawn
Read
+Library
Dream On

Dream On

Memikirkan hidup dalam jeruji besi membuat tubuhnya gemetar seperti orang kerasukan setan. Arwah Edo melayang di atas tubuhnya yang ditangisi oleh Marleni, saat itulah dia sadar bahwa bibinya sangat sayang padanya. Dia lalu menatap ke atas, ada sebuah cahaya terang yang menariknya ke atas. Rohnya terus melayang semakin tinggi menembus atap rumah sakit dan melewati awan. Edo memejamkan matanya, saat membuka matanya dia sudah berada di sebuah tempat yang sangat damai, langitnya berwarna biru gelap seperti fajar dan ada sebuah pohon yang sangat besar di batas cakrawala.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as red dawn
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

"Duka nestapa, takdir memang tak seindah mimpi, duka untuk Alena, tawa untuk Raka dan kehancuran untuk Amira." "Alia, apa yang kamu maksud." "Benarkan! Duka Alena, ia mati. Tawa Raka, kamu bersenang-senang bertukar peluh dengan Amira, di saat Alena meregang nyawa. Dan kini, Amira menerima kehancurannya, mendekam di balik jeruji besi." "Aku yang salah." "Benar, dan sudah seharusnya, kamu membayar segalanya."
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 743 Times as red dawn
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status