JEJAK HASRAT
"Kau ingin aku, bukan?"
Dea mengangguk, matanya penuh dengan hasrat yang membara. "Ya, Damar. Aku menginginkanmu."
Tanpa kata-kata lagi, mereka menyatu dalam kehangatan kasih sayang, bergerak bersama dalam irama yang sama. Desahan-desahan erotis memenuhi udara, menciptakan symfoni gairah yang memabukkan.