Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Elena

Elena

"Hari ini aku selesaikan laporan keuangan,trus follow up berkas nasabah yang datang kemarin bersama istrinya." "Ah, mudah-mudahan hari ini semua pekerjaanku berjalan lancar dan tidak ada halangan.Amin." Elena bekerja di salah satu Bank swasta di kota Bandung. Ia perempuan yang mandiri ,cerdas dan disiplin. Tak heran, ia lumayan sukses dari pekerjaannya yang sudah digelutinya selama 5 tahun. Ia tinggal di kos-kosan yang cukup mewah dan punya mobil sebagai kendaraan pribadinya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as renee montoya
Read
+Library
Second Woman

Second Woman

kekeh Karen. “Hemm.” “Jangan lupa nanti sampaikan salam ke Pak Kiano ya. Kalau aku pasti mau menunggu dudanya!” “Pagi!” sapa Reihan. Reihan Pratama Rayn. Dia adalah wakil CEO. Padahal banyak yang mengira kalau pria tampan dan ramah ini bakalan menggantikan posisi Joana Alexandra, mantan CEO lama yang pensiun minggu lalu.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 240 Times as renee montoya
Read
+Library
Eleanor

Eleanor

Terlihat Mei yang sedang fokus pada layar komputer di depannya. “Hai El,” sapa Mei. “Halo tan,” balas Elena. Pintu itu Elena buka lebar, Mei menoleh dan melihat seorang wanita paruh baya yang terlihat masih segar dan cantik. “Perkenalkan tan, ini mamaku,” ucap Elena memperkenalkan Naura. Mei tersenyum lebar, lalu bangkit dari kursinya menghampiri Naura dan Elena yang masih berdiri di dekat pintu.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as renee montoya
Read
+Library
SANTET

SANTET

Arkan pun menunggu Nining di ruang depan. Dokter Lidia mengoleskan cairan khusus ke perut Nining. Kemudian menempelkan Transducer di area tersebut. Tak lama kemudian terlihatlah sosok malaikat kecil yang tengah meringkuk di dalam monitor. "Masyaallah." Jantung Nining bedegub kencang melihatnya. Ia bahkan tak percaya dengan apa yang dilihatnya. "Hidungnya mancung ya, Dok," kata Nining tanpa sadar.
9.37.1K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as renee montoya
Read
+Library
Queen of Revenge

Queen of Revenge

Ibunya seharusnya sekarang ini mendapatkan perawatan dari Dokter ternama dari keluarga Kerajaan Monarc. 'Tapi sekarang mereka bilang bahwa Ibu sudah meninggal.' Semua kerja keras yang dia jalani untuk merendahkan martabat selama ini... bagaikan seekor anjing dan wanita murahan yang dijual kepada musuh berakhir menjadi kurban persembahan. Serena tidak lain adalah sapi perah yang sudah mereka siapkan.
962 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as renee montoya
Read
+Library
Shirea

Shirea

"Apa bibi benar-benar ingin bertemu dengannya?" Bibi Theony tersipu. "Ah, saya hanya seorang pelayan, nona. Untuk melihatnya saja mungkin itu adalah kesempatan yang sangat langka." Aku tertawa kecil. "Kau terlihat seperti mengaguminya, bi." Aku meraih secangkir teh dan menyeruputnya. "Anu...tidak juga. Hanya saja putri Selena seperti berlian mahal yang tidak pernah keluar dari peti emasnya."
109.9K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as renee montoya
Read
+Library
SALQUEEN

SALQUEEN

Queen langsung menghamburkan pelukan pada Mamanya itu. "Mama, Mama bangun Ma. Queen di sini Ma. MAMA BANGUUUUUUUUN." Queen mengguncang guncangkan badan Hana tetapi tidak ada pergerakan dari Hana, wanita cantik berumur 37 tahun itu tetap menutup matanya. "Queen, udah Queen, lo harus tenang." Acha langsung menarik pergelangan tangan Queen lembut. Tapi Queen memberontak.
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as renee montoya
Read
+Library
SUSAN

SUSAN

'Luar biasa! Sepertinya waktu itu Eric memang cuma asal menyebut nama itu karena mungkin dia dulu adalah salah satu penggemar series tersebut. Saat kutelusuri lebih lanjut, Eric Northman ternyata adalah nama salah satu vampir berumur seribu tahun lebih yang akhirnya menjadi CEO sekaligus presiden dari perusahaan bernilai milyaran dolar yang memproduksi darah sintetis versi terbaru yang mereka sebut dengan New Blood. Semakin kubaca rasanya semakin konyol, Eric benar-benar telah menipuku! Dan sekarang aku benar-benar tidak tahu harus marah atau prihatin dengan nasibku karena semua lelucon ini. Wajar jika seharusnya sekarang aku merasa sangat luar biasa kesal padanya.
1070.6K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as renee montoya
Read
+Library
Jodi Ruman

Jodi Ruman

“Untung bos. Coba kalau anak magang, saya selepet kakinya. Bisa-bisanya nendang benda enggak berdosa.” “Saya enggak lihat.” Perempuan berseragam mustard membela diri. Rambutnya bergaya Ratu Cleopatra; hitam, lurus, berkilau, dan panjangnya sebahu. Poninya yang tipis menyamarkan lapangnya dahi dan tebalnya alis. Kulitnya seputih salju. Pipinya sedikit chubby. Hidungnya kecil, tapi lancip. Kelopak matanya monolid. Bola matanya tampak sendu setiap kali menatap. Bibirnya yang kecil dipoles dengan warna merah menyala.
8.716.8K viewsOngoingAdded to Library 656 Times as renee montoya
Read
+Library
Laurene

Laurene

Yang ini chat dari Gea. "Ren, lu kenapa sampe pingsan di sekolah? Lu sakit apa?" Ini chat dari Maya, teman team drum bandnya. "Jangan kebanyakan begadang lu Ren. Bandel sih ga mau ikut kata gw. Jadi, sakit kan lu." Ini chat dari Meta, temen sekelasnya yang lumayan bawel juga. Laurene pun tersenyum membaca chat dari Meta. Sebelas dua belas lah sama Sella! Sama-sama bawel nya.
9.94.6K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as renee montoya
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status