Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Butuh beberapa menit untuk sedikit menahan rasa geli, lama kelamaan jadi terbiasa dengan gigitan ikan-ikan kecil di kolam terapi ini. “Sadar nggak sih, barusan kamu dapat pelajaran baru?” Aku mengernyitkan keningku. “Hah?” Mas Wira tersenyum melihatku bingung dengan perkataannya. “Iya, pelajarannya adalah seperti apa pun masalah yang kamu hadapi. Kamu cuma butuh untuk tenang. Kalau kamu tenang, maka semua bisa dihadapi dengan maksimal. Nah, misalnya kamu tegang dan panik. Pasti, akan sulit untuk menghadapinya.” jelas Mas Wira panjang kali lebar.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as resah
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

Seketika itu, ada rasa yang diizinkannya hadir. ----- 1 Parquet: bahan finishing penutup lantai berbahan dasar kayu. 2 Herregud: Oh My God (Bahasa Swedia). 3 Boarding gate: tempat ruang tunggu penumpang yang akan naik ke pesawat. 4 Paranoid: rasa curiga dan takut berlebihan. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal";
1062.5K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as resah
Show Reviews (64)
Read
+Library
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Read All Reviews
Revansha

Revansha

"Lo tau itu siapa?" Evan menggeleng sambil sesekali melirik Emil yang hanya tersenyum tipis. "Jangan bilang kalau itu bok ...." "Bokep?" Pletak! Kini giliran Emil yang menjitak kepala Elang cukup keras. Cowok itu hanya berdecih seraya mengusap kepalanya yang seketika terasa nyeri. "Dia bokapnya, Aresha?" tanya Evan dengan raut wajah serius.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as resah
Read
+Library
Rapuh

Rapuh

Runi merasa sangat gelisah dan khawatir, Runi mencari Siska di tempatnya bekerja namun ia tak berhasil menemukan sahabatnya itu, sampai akhirnya ia mengira bahwa Siska sudah pulang lebih dulu. "Bagaimana kalau sampai Siska di sana macam-macam dan membuat pelanggan tersinggung, atau bahkan Siska tidak bisa melayani dengan baik? Aduh, kenapa pikiran gue jadi ngaco begini si?!" Runi kesal dengan tanya jawab dengan dirinya sendiri sejak berada di dalam rumah, mencoba untuk menghubungi Siska pun tidak mendapatkan jawaban atas rasa cemas yang ia rasakan.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as resah
Read
+Library
Terjebak Cinta Kakak Tiri

Terjebak Cinta Kakak Tiri

“Godain kamu itu hobi aku.” Jasmin duduk bersandar, rambutnya berantakan dan matanya masih setengah tertutup. Tapi ada sesuatu dalam raut wajahnya—bukan sekadar sisa kantuk, melainkan tanda bahwa pikirannya belum tenang. “Kamu mimpi buruk?” tanya Reyan hati-hati. “Nggak,” jawabnya pelan. “Tapi rasanya kayak… ada yang menggantung. Kayak hidup kita tuh belum stabil.”
106.4K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as resah
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Mengapa pujian dunia selama ini terasa begitu hampa jika hanya satu kalimat dari Jevan bisa menghancurkannya hingga tak bersisa? Tiba-tiba, keheningan kamar yang mencekam itu pecah oleh suara yang tidak terduga. Lisa terkekeh geli, sebuah tawa yang bermula dari tenggorokan dan perlahan naik menjadi tawa kering yang hampa. Ia mengusap wajahnya dengan kasar di depan sisa-sisa cermin yang masih menggantung, mengoleskan warna hitam dan merah ke seluruh pipinya tanpa rasa jijik. "Aku harus berdandan seperti Mela," bisiknya dengan suaranya yang tidak lagi gemetar.
803 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as resah
Read
+Library
Dijodohkan dengan Bos Super Galak

Dijodohkan dengan Bos Super Galak

" Nomor yang ada tuju sedang tidak aktif." Ghea pasrah, untuk sementara, sebaiknya aku pasrah. Aku harus menyimpan energi. Kekhawatiran, keresahan dan ketakutannya akhir-akhir ini sudah cukup memakan tenaganya.Untuk waktu lama Ghea hanya duduk sambil menerawangi televisi , akhirnya dia berdiri dan mulai menaiki anak tangga. Keresahannya betul-betul menggerogoti seluruh keberadaannya. Tidak terasa air matanya menggenang. Ponselnya berbunyi, " Nyali" bisiknya lalu menjawab, " Hallo."
14.9K viewsCompletedAdded to Library 433 Times as resah
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Sementara itu, Larisa, Ratih, dan Raksa bersembunyi di bawah reruntuhan kompleks penelitian lama di Dago. Mereka mengoperasikan alat kecil peninggalan Arjuna: Resonansi Rasa, perangkat yang bisa menerjemahkan getaran energi bumi menjadi pola visual. Layar menampilkan gelombang yang semula lembut kini berubah kacau — seperti air yang diguncang batu besar. Larisa menatap layar dengan mata cemas. “Mereka memaksa lapisan rasa bumi untuk membuka diri. Itu seperti memaksa jantung berdetak dua kali lebih cepat.”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as resah
Read
+Library
Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

“Aahh…” Tangan Elina menekan dadanya sendiri, seolah rasa sakit itu datang dari dalam jiwanya, bukan tubuhnya. Sementara itu, di ruang kerjanya, Raeshan menatap jendela dengan gelisah. Entah mengapa, sejak beberapa saat tadi hatinya tidak tenang. Firasat buruk membuatnya tak bisa fokus membaca laporan apapun. “Kenapa hatiku… terasa sesak begini?”
1032.8K viewsCompletedAdded to Library 985 Times as resah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status