Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Ia menyalakan ponselnya, mengaktifkan data dan sambungan WiFi yang disediakan di hotel ini. Bunyi-bunyian khas pesan masuk langsung menyapa indra pendengarannya. Juna memeriksa semua pesan-pesan itu, senyumnya mengembang melihat ada satu pesan dari wanitanya. Dari sekian banyak pesan yang masuk, hanya pesan itu saja yang ingin dibacanya. Telunjuknya menyentuh pesan dengan nama kontak My BE, nama khusus untuk Diva. Tebak tadi malam aku mimpi apa?
106.0K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as rin bee
Read
+Library
Menjadi Madu

Menjadi Madu

kata Bik Saroh lembut dengan menggandeng tanganku. "Iya," aku mengangguk sembari tersenyum saat melihatnya. "O iya bik, aku beli madu dan sari kurma buat bibik, diminum ya! Biar bibik sehat!" kataku saat bibik menggandengku berjalan menuju kamar. "Ini!" kemudian kuserahkan madu dan saru kurma dalam botol itu kepada Bibi Saroh. "Terimakasih ya Ning Alifah! Sana masuk kamar, istirahatlah!" kata Bibik padaku.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 305 Times as rin bee
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Bahkan, suara sebising itu tak mempengaruhi Jess untuk segera bangun. "Hihihi ... Let's play together! Now or die?" "Siapa kamu?" Mehmet mulai panik. Pemilik suara hanya tertawa, lalu suara retakan terdengar. Mehmet mendongak ke langit-langit. Dari atas kepalanya dia melihat retakan yang makin melebar. Bau busuk menguar menusuk penciuman. Asap hitam menyembur sekilas dan tiba-tiba sekelompok lalat keluar dari celah-celah retakan serta mengeluarkan suara yang amat bising. Pria bernama lengkap Mehmet Al-Ghazali mengusir lalat-lalat yang ada menggunakan kain yang terlipat di sisi ranjang. Akan tetapi, serangga dari ordo Diptera tersebut makin banyak. Sejurus kemudian, kumpulan larva menjijikan
109.1K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as rin bee
Read
+Library
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

Vyas Cornanilaerebuselevi lestari
"Apa yang membuatmu terbangun sepagi ini?" tanyaku. "Cokelat panas.” Bree mendekatkan sendok kayu ke hidungnya, menghirup aroma yang sebenarnya bisa tercium dengan gamblang di udara, dan akhirnya mengangguk dengan puas. “Rasa dingin ini memaksaku untuk tidak memikirkan hal selain penebusan dosa di neraka. Dan apakah neraka masih lebih panas untuk mengobati rasa dingin yang seperti ini."
104.4K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as rin bee
Read
+Library
Barraberee

Barraberee

Lalu duduk di sebelah Tante Iz. Bener juga kali ya, dia kecapekan gitu. Ah, kayaknya dia butuh mood booster, nih. Tanpa banyak cingcong aku langsung ngacir ke dapur. Menuang secawan kecil madu, dan segelas air lemon. Salah satu resep bugar dari Mama.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as rin bee
Read
+Library
Renjana

Renjana

teriakku, karena suasana dalam barak sudah diluar kendali, rame sekalii. “Rin, mau gabung gak?” tanya Ida. “Boleh,” jawab Irine dengan suara halusnya, sehalus sutra. Kami berkeliling, sambil cerita asal-usul kami, sesekali bercanda. Lokasi camp ini indah sekali, dikelilingi oleh perkebunan strawberry dan berbagai sayur, bunga mawar tumbuh liar disini, meskipun sepertinya jauh dari pemukiman penduduk.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as rin bee
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

"Beneran manis, mas. Ini yang apa? Mangga podang atau mangga apel?" "Yang barusan mbaknya cicipin itu mangga podang, mbak. Memang manis banget kalau sudah matang, terus teksturnya juga berair dan agak berserat. Kalau mangga apel karakteristiknya nggak terlalu berair, nggak terlalu manis juga, cocok kalau mbaknya suka yang pas-pasan."
2.1K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as rin bee
Read
+Library
Amazing brie

Amazing brie

Tidak hanya cuaca yang panas, tapi hatinya juga panas. “Hariku yang indah, menjadi menyebalkan kalau ada si Manusia Gorila itu.” Brie bersungut-sungut sambil membuka bungkus biskuit coklat yang tadi ia beli. Baru saja biskuit coklatnya masuk mulut, ponselnya berbunyi. Terpampang nama Anita, adik Brie. [Halo, Mbak.] “Iya, kenapa, An?”
2.1K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as rin bee
Read
+Library
Kode Kematian Sidney

Kode Kematian Sidney

Detektif Bee memandang ke arah Briella dengan mata yang tajam, mencari tahu apa yang tersembunyi di balik mata yang tajam tersebut. "Aku mencari Rin," Detektif Bee menjawab dengan suara yang stabil. Briella memandang ke arah Detektif Bee dengan mata yang tajam, seolah-olah sedang menunggu Detektif Bee untuk menemukan jawabannya sendiri.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as rin bee
Read
+Library
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

” Seperti yang biasa dilakukan Bee ketika rekannya itu berlaku aneh, ia bergerak lambat dan mencubit sisi pundak rekannya itu. "Aku tak menyangka akan jadi sedramatis ini," kata Bee dengan nada sedikit masam. “He he, itu hanya pikiranmu Bee, justru akan lebih mudah bagimu jika aku juga memiliki pergerakan yang lain, kan?” kata Briella cengengesan.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as rin bee
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status