Pesugihan Kandang Bubrah
“Suamiku, Arif, dia terjerat dalam ritual pesugihan. Saya ingin menyelamatkannya. Tolong, bantu saya.”
Dukun itu menghela napas panjang, lalu mengisyaratkan Lila untuk masuk. Ruangan itu dipenuhi aroma kemenyan, dan berbagai jimat serta benda-benda ritual tergantung di dinding.
“Pesugihan tidak bisa diputuskan dengan mudah,” kata dukun itu sambil mengambil beberapa ramuan dari raknya. “Roh-roh yang terlibat akan mempertahankan hak mereka atas jiwa yang terikat. Jika kau memaksa, kau mungkin akan kehilangan lebih dari yang kau miliki sekarang.”