Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Ucap Rinto ketika aku baru berbaring di futon. Aku langsung terduduk mendengar ucapannya. Seakan baru tersadar dan kembali dari tidur panjangku. "Roti?" Rinto memberi kecupan di jari jempol dan telunjuknya. "Lezat dan sedap. Aku juga mau Jak dibawain lagi." Aku baru ingat jika Minaki membuatkan roti kesukaanku seperti yang dijual di toko roti Caniel le Pain.
10166.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.0K Beses bilang roti ibu saya
Read
+Library
Adikku Ingin Jadi Artis

Adikku Ingin Jadi Artis

Aku mencoba menenangkan ibu dengan mengusap lembut rambutnya. "Lapar … lapar !" Teriaknya. "Ada roti kesukaan ibu." Aku mengambil roti yang kubelikan di warung Bu Minah tadi, berusaha menenangkan ibu. Ibu langsung mengambil roti yang ada di tanganku, dan memakannya begitu lahap, seperti orang yang tidak diberi makan selama sehari.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 96 Beses bilang roti ibu saya
Read
+Library
Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

"Dia meninggal saat aku lima belas tahun, dan sekeras apa pun ibuku mencoba, rasanya tidak pernah bisa sama. Ada sesuatu yang beda dari bumbu yang dia pakai … rahasia yang dia bawa pergi." "Roti sosis dari pesta jalanan akhir pekan," jawabku tanpa berpikir. "Ibuku membuatnya setiap Sabtu pagi, tanpa pernah absen. Seluruh rumah akan dipenuhi aromanya, dan aku serta saudara-saudaraku bangun karena itu. Itu tanda bahwa akhir pekan benar-benar dimulai." "Kamu bisa membuatnya?" "Parah," kataku sambil tertawa. "Sudah beberapa kali mencoba di Londoria, tapi rasanya selalu seperti kesedihan dan rindu rumah."
1031.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 874 Beses bilang roti ibu saya
Read
+Library
Gugatan Cerai Setelah Malam Pertama

Gugatan Cerai Setelah Malam Pertama

tanya Mas Denis terlihat penasaran. “Roti Gembong itu, aslinya cemilan khas dari Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Nah, ibu kan ada darah kutainya, walaupun agak jauh. Neneknya Ibu dulu orang sana.” Mas Denis menyimak cerita ibu dengan seksama. Aku mendengarkan saja sambil ikut makan roti yang aku bawakan. Pemandangan menyenangkan adalah saat melihat orang-orang terkasih bercengkrama dengan seru seperti ini.
103.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 74 Beses bilang roti ibu saya
Read
+Library
MISTERI MELETUSNYA PERUT ANTIKA

MISTERI MELETUSNYA PERUT ANTIKA

Roti seharga dua ribu rupiah yang ia beli dari seorang penjual keliling yang menjajakan banyak jajanan kampung setiap pagi hari. "Bapak capek sama Ibu kamu, Le. Bapak juga kehilangan Mbak Tika." Rahman membuka plastik dan menggigit roti tersebut. Alfi sendiri mulai memakan kue nagasari miliknya. "Pak, sebenarnya Alfi mau cerita. Tapi, Alfi takut Bapak marah." pemuda itu menatap Rahman sendu. Rahman menepuk bahu Alfi, ia memang tak seperti Darsinah yang selalu ada untuk anak-anaknya.
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang roti ibu saya
Read
+Library
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Zahra menggeleng sambil tersenyum melihat ekspresi Ridwan yang menggelap, "Ibu tidak pernah merasa susah, besok coba tanya sama nenek, Apakah ibu miskin atau kaya?" Fatih menatap intens Zahra, "Benar, Bu?" "Iya, Sayang! Bahkan Ibu bisa membelikan apapun yang kamu mau bukan? Ibu membuat Roti karena Ibu senang saat roti buatan Ibu banyak yang makan!" jawab Zahra. "Apa karena itu? Ibu mengajar tanpa bayaran oleh Nenek? Bukankah berarti Ibu mencari uang dengan berjualan roti?" tanya Fatih.
1027.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 719 Beses bilang roti ibu saya
Read
+Library
Aku, istri kedua

Aku, istri kedua

Senyumnya pun tersimpul indah tak kalah denganku. Kami duduk bersama mengelilingi meja makan sambil menanti roti yang kini sedang di bakar oleh Mas Zul. Perpaduan roti dan Margarin membuat wanginya begitu menggoyang lidah, perutku seakan ikut menunggu makanan itu menyapanya. Apalagi telah lama sekali kita tidak sarapan roti khas makanan bule itu. ‘Ya Allah, terima kasih atas segala nikmatMu. Aku yakin dalam setiap masalah akan selalu ada hikmah di belakangnya dan Engkau tak akan pernah memberikan ujian di luar kemampuanku.’
1019.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 386 Beses bilang roti ibu saya
Read
+Library
Wanita Simpanan Mr. Dante

Wanita Simpanan Mr. Dante

Dante langsung protes ketika secara terang-terangan sang Mommy menunjukkan rasa tak sukanya ketika selama ini ia masih betah untuk sendiri. "Tidak apa-apa Bu saya bisa mengerti. Dan maaf Bu jika saya belum bisa datang kesini sebelumnya tapi saya mau mengucapkan terima kasih ibu sudah mengundang saya untuk makan malam di rumah ini. Kebetulan ibu saya sekarang membuka usaha pembuatan kue dan juga roti dan saya membawakannya untuk ibu tapi saya tidak tahu apakah roti buatan ibu saya masuk dengan selera ibu karena ini juga roti kampung yang pastinya beda seperti roti yang dijual di bakery," kata Lana yang memberikan roti buatan sang ibu.
7.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 238 Beses bilang roti ibu saya
Read
+Library
Benih Rahasia Sang Pewaris

Benih Rahasia Sang Pewaris

Melalui kehangatan dan dukungan yang aku berikan, aku yakin dia akan segera menemukan sahabat baru yang cocok dengannya. Suasana ruang tamu menjadi lebih hangat ketika Ibu datang membawa beberapa roti di atas piring. Dia tersenyum lebar ketika menyerahkan piring tersebut ke arahku. "Tadi ibu habis membuat roti kesukaanmu," kata Ibu sambil mengusap rambutku. Aku merasa senang sekali dan segera mengambil roti dari piring tersebut. "Terima kasih, Bu," kataku sambil mengunyah roti tersebut.
1018.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 555 Beses bilang roti ibu saya
Read
+Library
Istri Yang Kau Anggap Mandul

Istri Yang Kau Anggap Mandul

Aku hanya bilang yang sejujurnya pada Ibu, karena di setiap langkahku selalu diiringi oleh Do'anya. Sambil membuatkan minuman, aku bercerita singkat kenapa aku bisa sampai diantar oleh Mas Raja. Aku juga minta Nuri menyiapkan beberapa potong Roti untuk dihidangkan dan beberapa potong lagi untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Karena yang kutau Tante Magdalena dan Om Sultan begitu menyukai Roti Sehat. Setelah semua siap, aku kembali ke ruang tamu bersama Ibu dengan membawa sebuah baki berisi minuman dan beberapa potong roti sehat beraneka rasa.
107.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 193 Beses bilang roti ibu saya
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status