Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO

Lagian, mereka juga yang membuat aku seperti ini,' gumam batin mama Rita. "Silahkan di makan!" seru mama Rita dengan bangga. "Iya, Jeng. Kayaknya enak sekali!" gegas ibu Sita mengambil sepotong roti. Begitupun juga ibu Tuti. Sesaat, senyum mama Rita memudar, dahinya mengerut melihat kedua temannya melepah roti tersebut secara bersamaan. "Wek, roti apaan nih? Asin banget!" ujar Ibu sita
9.9153.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai roti ibu saya
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Suzy Ru
Hai guys, thanks you sudah mampir ke novel aku. Mumpung ada diskon dari bab berbayar. lanjut bacanya ya. Tak tanggung-tanggung, diskonnya 50% lho. yuk buruan! jangan lupa vote, komentar dan subscribe ya. Makasih
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

“Roti ini mungkin kecil, tapi mungkin bisa membantu putrimu.” Wanita tua itu sedikit ragu, tampaknya dia khwatir jika makanan itu sudah diracuni. Talang Mayan menyadarinya, jadi dia mengambil satu roti dan langsung menyantapnya dengan lahap. “Lihatlah, ini tidak berbaya sama sekali!” ucap pemuda tersebut.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai roti ibu saya
Baca
+Pustaka
Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Wajahnya tampak serius dengan jari bergerak di atas layar. “Ibu sudah makan?” Aku membuka piring dan mulai mengambil spageti. Sekuat tenaga memasang wajah cerita, aku tidak mau ibu bertanya: “kamu ada masalah?” Dia meletakkan ponsel. “Tidak. Entah perut ibu rasanya tidak enak.” “Harus tetap makan meskipun sedikit. Nanti maag nya kumat.” “Justru itu. Tadi ibu paksa, eh keluar lagi. Ibu sarapan tea hangat dan roti saja,” ucapnya sambil mendekatkan keranjang roti gandum.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai roti ibu saya
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat

Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat

balasku. "Ibu mau sarapan nasi apa roti?" Aku bertanya karena Ibu mertuaku masih belum mengambil sarapan. "Nasi aja deh, kayaknya enak banget nih. Gimana, Pak, enak?" Kini Bu Salma bertanya pada pak Sugi. "Enak, Bu, ini enak banget. Ibu, cobain deh," balas Pak Sugi. Ia juga terlihat sangat lahap membuatku tersenyum.
9.437.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 754 kali sebagai roti ibu saya
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Aku ingat dari siang belum makan layak. Tiba-tiba, mataku menangkap plang kayu sederhana di pinggir jalan: "Roti Bakar Pak Jo". Senyumku mengembang. Tiba-tiba aku teringat Lydia, ibu mertuaku. Setelah insiden "panas" di meja makan tadi pagi, mungkin membawakan makanan kesukaannya bisa mencairkan suasana canggung di rumah. Dan Roti Bakar Pak Jo adalah yang terbaik di kota ini, legendaris meski tempatnya cuma kedai tenda sederhana.
9.8198.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai roti ibu saya
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Teguh Imam
sebenernya bagus sih crita awalnya karena kesetiaan kepada Amanda istri sahnya tp semakin lama critanya menyimpang dari seharusnya..ayah mertua yg seharusnya melindunginya malah menggagahi Amanda menantunya sendiri,sedangkan Rey suaminya malah selingkuh..aku harap Rey bisa berubah tetap pada Amanda
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Ibu Susu Anak Keponakanku

Ibu Susu Anak Keponakanku

Awalnya Ratna membuka catering, sampai akhirnya memiliki toko catering sendiri dan juga toko roti yang sudah buka beberapa cabang di Jakarta. “Enak banget, Kak. Ini varian baru ya?” “Iya. Kapan-kapan kamu ke toko aja, bilang kalau kamu adik aku. Pasti aku akan suruh mereka buat traktir kamu.” “Ih, janganlah. Kan Kakak juga jualan." "Kamu ini... kayak sama siapa aja.”
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai roti ibu saya
Baca
+Pustaka
Ibu untuk Anakku

Ibu untuk Anakku

cerita Radit. "Orang tua nak Radit masih ada?" tanya Wati hati-hati takut menyinggung perasaan Radit. "Alhamdulillah, mama saya masih ada, Tante," jawab Radit. "Sebaiknya kita makan dulu, Mas, Tante," ajak Riana. "Wah, jadi merepotkan," ucap Radit merasa tidak enak. "Nggak kok Mas, hanya hidangan sederhana seadanya," imbuh Riana.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai roti ibu saya
Baca
+Pustaka
Suamiku Pura-pura Lumpuh Untuk Membalas Ibunya

Suamiku Pura-pura Lumpuh Untuk Membalas Ibunya

Satu persatu orang mulai lenyap hingga yang tersisa hanya aku, kak Tania dan Ibu. "Apa lihat-lihat sana pergi!" gertaknya. Aku mengangguk dan berniat untuk pergi namun belum jauh kakiku melangkah, tiba-tiba ibu memanggil namaku. "Shanti!" "Iya Bu." "Apa kamu sudah menyuapi bubur permberianku pada Zain?" tanya Ibu. Sebenarnya bubur pemberian wanita itu sudah kubuang, akan tetapi terpaksa aku mengangguk agar ia tidak banyak bertanya.
9.910.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai roti ibu saya
Baca
+Pustaka
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

"Sinar ...?" "Sedang apa?" Pertanyaanku mungkin terdengar konyol. Aku tahu apa yang sedang Ibu lakukan. Ibu lekas membuang kembali botol minuman bekas. "I-ibu ... sedang ...." "Kata Rahma, Ibu bekerja di katering ...?" Aku menatap Ibu penuh selidik. "Itu ...." Ibu menyeka peluh di pelipisnya. "Ibu berbohong. Di usia yang sudah tua begini, susah cari pekerjaan. Mereka pada mencari yang muda dan bertenaga."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai roti ibu saya
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dini

Pernikahan Dini

Resiko kang roti pemes emang banyak yang kenal dimana saja. "Eh ibu." Dodit nyengir kuda. "Mas mau masuk? Mari saya antar. Anak saya juga lagi di rawat di dalam," ajak si ibu. "E enggak usah Bu, permisi." Dodit memilih balik kanan untuk pulang. "E e eh... tanggung toh sudah nyampe sini kok malah pulang? Kenapa, malu ya mau deket sama mba yang tadi? Hehehe," ucap si ibu menyeringai.
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 695 kali sebagai roti ibu saya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status