Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Reuni

Reuni

Namun memang tidak masuk di akal sekarang jam menunjukan pukul dua dini hari, kalaupun sedang rapat masalah pekerjaan mana mungkin jam segini. Mahira yang masih belum beranjak dari tempat duduknya dari tadi kembali melihat ke arah ponselnya, melihat pesan- pesan yang ia kirim ke suaminya dari sore tadi, ternyata pesan itu sudah tanda centang berwarna biru yang menandakan bahwa pesan itu telah dibaca. Namun betapa kecewanya dia karena tidak satupun Dimas membalas pesan darinya, Mahira pun kembali mencoba menelponnya.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai rp
Baca
+Pustaka
ROSES

ROSES

015. A JOURNEY FRNR00150 Setiap pagi, Varose selalu melakukan rutinitas yang sangat menenangkan. Jika di rumah, ia akan mengawalinya dengan secangkir air dan beberapa roti yang telah ia siapkan untuk setiap pagi sembari menikmati cuaca dan indahnya pagi hari. Namun, hari ini sangat berbeda. Rutinitas yang awalnya begitu menyenangkan dengan kesendirian, kini berganti membangunkan beruang yang sedang berhibernasi.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai rp
Baca
+Pustaka
SamRann

SamRann

Rengek Rann. "Baiklah, kalian bersiap dan Papa ambil mobil dulu," Krishna berlalu meninggalkan Rann dan disusul Nia dibelakangnya. Rann berjalan hendak keluar dari rumah, tapi langkahnya terhenti saat ponselnya berdering. Rann mengambilnya dari tas mungilnya dan dilihatnya ponsel itu, tertera nama Rey di layarnya. "Halo ... assalamualaikum."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai rp
Baca
+Pustaka
Crazy Woman

Crazy Woman

"Rafasya Aradella." ###############################
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai rp
Baca
+Pustaka
Rapuh

Rapuh

Siska yang sedang asik menikmati kesendiriannya di dalam rumah itu dengan setia menunggu sang sahabat sampai kembali. Tok... Tok... Tok.... Suara ketukan pintu dari Runi pun membuat Siska segera bangkit untuk membukakan pintunya. Ceklek Siska melihat wajah Runi yang berkeringat, karena cuaca yang sangat terik membuat kulit putih Runi menjadi warna merah. "Ya ampun, kulit lo udah kayak kepiting renbus tau," ucap Siska melempar senyum. "Iya, karena d luar sana sangat panas sekali, lo tadi nggak mau ikut si!" protes Runi memilih untuk segera masuk.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai rp
Baca
+Pustaka
MATI RASA

MATI RASA

Tanya aulya kembali. "Umi sakit...dysfunctional uterine bleeding atau DUB kak bisa disebut sebagai pendarahan rahim! Pendarahannya hebat kak terakhir kali umi kambuh, buat umi enggak sadarkan diri sampai 4 hari!" Sahut Nabil seraya menghapus bulir bening yang jatuh di pipinya. "Su-sungguh mi, separah itu kah umi?" Tanya Aulya lagi.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai rp
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status