SANG KAPTEN
tanya Arbia terengah sambil mengambil alih badan sang kapten,disandarkannya badan kekar itu di tempat yang lebih aman.
"Dari tadi, sudah dikonfirmasi, tapi tak ada yang datang juga." Kai menimpali.
"Kita butuh ambulans, Kai. Telpon ambulans secepatnya, kalau nggak mau kaptenmu kehilangan darah banyak. Dan juga harusnya sudah datang pasukan bantuan, kan? Kalian terlalu sedikit menghadapi para debt collector itu."
Ucapan Arbia persis seperti pimpinan memerintahkan anak buahnya. Dan Kai seperti terhipnotis. Dia melakukan semua yang dititahkan sang teporter.