Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Rudy sangat marah. Dia benar-benar lupa semua yang dikatakan Fane padanya. Dia praktis langsung berdebat pada saat ini. Fane tidak bisa menahan diri untuk tidak mengerutkan keningnya saat dia mengerutkan bibirnya. Rudy selalu bertindak semaunya tanpa mempertimbangkan waktu dan tempatnya. Ketika orang-orang di sekitar mereka mendengar kata-kata itu, mereka semua tertawa terbahak-bahak ketika menatap Fane dan Rudy dengan ekspresi menghina.
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 264.2K Times as rudely
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

Amplop yang ada ditangannya mengumpal diremas secara kasar. "Anj**ng!! Perempuan sialan. Sok cantik! Belagu!!" nafas Rudi menggebu-gebu, dilemparnya gumpalan amplop itu kesembarang arah tanpa membaca isi yang ada didalam kertas. Rudi kembali menghantam tangannya dengan tembok, tak peduli dengan rasa sakit dan perih yang menjalar atau darah yang bercucuran keluar dari buku-buku yang ada disela tangannya.
10145.6K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as rudely
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Kenapa dia malu-malu kucing seperti itu. “Dasar bodoh!” hardik Sarah pada dirinya sendiri. . . . . .
2.2K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as rudely
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Ancamnya dengan muka nyolot serta mata yang terlihat mau keluar. "ANDA INI TIDAK PUNYA TATA KRAMA YA?! BAJU DOANG KEREN KELAKUAN KAYAK BINATANG MAIN SELONONG MASUK KE RUMAH PEREMPUAN!" Dengusnya sambil berkacak pinggang di tengah-tengah pintu masuk. Rima memamg tipe perempuan badas yang tidak kenal takut meski dengan lawan gendernya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as rudely
Read
+Library
Cliche

Cliche

"Aduuuh ..., minum tanpa musik rasanya enggak enak banget. Nightclub, yuk!" Aku terkekeh. "Jangan malam ini. Besok hari pertamaku kerja." "Bukan itu maksudku," Hwa-Young berjalan sempoyongan ke meja TV, "tapi ini." Kemudian menyalakan tape di rak meja. Musik disko pun mengentak. Hwa-Young mulai menari-nari. "Yeaaaa!" "Hwa-Young, musiknya terlalu keras! Tetangga kita bisa marah!" Aku berseru, berusaha agar suaraku terdengar.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as rudely
Read
+Library
GARA-GARA LUPA MEMATIKAN VIDEO CALL

GARA-GARA LUPA MEMATIKAN VIDEO CALL

Malu dan marah itulah yang terjadi. "Apa yang kau inginkan?" tanya Rudi dengan suara tegas, jika diibaratkan benda, suaranya layaknya sebuah belati yang dingin dan sangat tajam, menakutkan. Rudi mengepalkan tangannya, andai orang tersebut ada didepannya detik itu juga Rudi akan menghajarnya. Mungkin, sampai lelaki itu menghembuskan napas terakhirnya.
1097.7K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as rudely
Read
+Library
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Malam ini, memang terasa sangat begitu melelahkan bagi Ajeng tapi dia senang karena bisa membantu orang lain disaat seperti ini. --------------------------------------------------------------- Halo semuanya, tetap dukung aku terus yah untuk kedepannya 🙂🙏 Note: -Tandu: Sejenis kereta kuda, seperti delman. -Tabib: Panggilan untuk seorang dokter. -Gubuk: Rumah terbuat dari kayu -Dekrit : Tanda pengenal untuk bangsawan ataupun bawahan bangsawan.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as rudely
Read
+Library
DERREL

DERREL

Bentak Derrel "Aw" Melody meringis ketika Derrel menghempaskan tangannya dengan kasar. "Derrel kasar banget sih. sakit tau." Ringis Melody melihat pergelangannya memerah. "gw udah bilang lepas tapi lo gak mau lepas." "Tapi jangan kasar kaya gitu juga." "Gw gak peduli!" sebenarnya melihat bibir Melody yang pucat membuatnya sedikit merasa kasihan pada gadis itu. Namun, ia menepis perasaanya.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 234 Times as rudely
Read
+Library
HURT

HURT

jerit Joon dalam hati. ++++ Catatan: [1] Mwo? : Apa? [2] Noona : Kakak perempuan (diucapkan oleh laki-laki yang lebih muda) [3] Mian : Maaf (informal) [4] Jinjja? : Benarkah? [5] Ne : Iya [6] Hyeong : Kakak laki-laki (diucapkan oleh laki-laki yang lebih muda) [7] Oppa: Kakak laki-laki (diucapkan oleh perempuan muda)
103.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as rudely
Read
+Library
Dirty Office

Dirty Office

Aagghhh! ***
1035.8K viewsCompletedAdded to Library 967 Times as rudely
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status