Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Tawanan Rubah Tampan

Menjadi Tawanan Rubah Tampan

Itu adalah wujud asli dari darah kutukan yang selama ini ia tekan habis-habisan—sebuah entitas purba yang dikenal sebagai—The Ruin Beast. Raungan Allard menggetarkan seluruh aula, meruntuhkan pilar-pilar marmer yang tersisa. Kekuatan gelombang suaranya saja cukup untuk mematahkan anak-anak panah di udara dan memukul mundur pasukan pemanah hingga terpental ke dinding. "Monster ..." gumam Alderaan, matanya berkilat bukan karena takut, melainkan karena obsesi. "Lihatlah kekuatan itu! Itulah alasan mengapa kau harus tetap berada di bawah kendaliku!"
103.9K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as ruin
Show Reviews (16)
Read
+Library
ida sari
seru banget nih ceritanya,bikin penasaran knp bisa seorang kaisar memiliki putra yg berbeda dengan manusia biasa dan knp juga dia sangat menginginkan putra nya lenyap dr hidup nya.. wajib baca nih yg pada penasaran.
C. Widyawati Kurni
ceritanya bikin deg-deg aku, sedih senang dengan membaca kata-kata dan banyak kalimat yang menari-nari di otak seperti melihat aselinya... bravo buat penulis cerita ini... walaupun harus sabar setelah kelar 2 bab ...
Read All Reviews
BUKU TERLARANG

BUKU TERLARANG

dan satu mata… satu mata merah kecil… membuka dari balik halaman terakhir. detik-detik setelah kehancuran ayahnya terasa ganjil. bukan rasa lega yang datang, tapi hampa. seperti sesuatu yang seharusnya selesai… justru baru saja dimulai. “kaela, lo ngerasa gak sih? tempat ini masih… hidup,” gumam riven. kaela mengangguk pelan, tangannya meremas jemari riven. “iya… energi jahatnya belum benar-benar pergi.”
1.6K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as ruin
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Aroma besi menyengat, menusuk hidung, bercampur dengan bau asap dan tanah yang hangus. Darah itu tidak hanya jatuh. Ia menyebar perlahan, seperti kutukan purba yang merayap menodai bumi. Setiap tetesnya terasa seperti doa putus asa yang diludahkan langit. “Kau... bukan manusia...,” Raven mengangkat wajahnya yang penuh luka, matanya bergetar antara ngeri dan keterpanaan. “Kau... adalah kehancuran itu sendiri…”
1052.1K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as ruin
Read
+Library
HURT

HURT

Kecewa. Dengan tubuh gemetaran, Ae Ri bangkit dari duduknya dan berjalan ke jendela samping tempat tidurnya. Ia menyibak tirainya. Langit masih gelap. Lalu, matanya beralih pada pohon plum yang berdiri kokoh di halaman samping. Bunga-bunga di pohon itu sudah bermekaran dengan sempurna. Warna putihnya kontras dengan suasana gelap di luar sana.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as ruin
Read
+Library
The Soul of 7 Crystals

The Soul of 7 Crystals

tentu saja, kau tidak bisa membiarkan pemberontak berkeliaran dengan bebas. “Tidak bisa kita pungkiri jika keberhasilan Dark Obscure menguasai Crystal Beam secara cepat karena banyaknya pengkhianat di antara kita semua. Baik mereka yang sejak awal di utus untuk menyusup atau mereka yang berbelot setelah dijanjikan berbagai hal. Salah satunya adalah perdana mentri Ruin. Dia menyamar dengan sangat baik.” perdana mentri Ruin adalah perdana mentri di wilayah Topaz. Tidak ada tanda yang menunjukkan dia adalah seseorang yang berasal dari Dark Obscure. Dia salah satu orang yang memberi banyak dana pada yayasan, wajahnya yang selalu men
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 464 Times as ruin
Read
+Library
Castle

Castle

Rumah paman George telah diserang beberapa orang. Kerusakan yang ditimbulkan cukup parah. Semua jendela rumah pecah karena mereka berusaha masuk. Aku memasuki rumah paman George. Pada saat aku masuk ke dalam rumah. Kerusakan yang di dalam rumah sama parahnya dengan yang di luar. Beberapa perabotan sengaja di hancurkan. Aku khawatir dengan Bibi Amanda yang terlalu menyayangi perabota-perabotan ini, setiap hari dia membersihkannya karena terlalu sayang. Jika mereka mengincarku, mengapa mereka harus menghancurkan seisi rumah ini? Mengapa mereka melakukannya? Aku tidak mengerti.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as ruin
Read
+Library
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

“Ya .. gue serius lah, gue nyari ke semua blind spot tapi Nihil Ad. gak ada jejak gak ada petunjuk seolah dia hilang ditelan bumi” “Kalo dia ditelan bumi, dia gak akan muncul di rapat hari ini, hah” Adrian tertawa pahit “Wait…. Dia muncul?” kaget “Iya.” lirih “Serius?” “Hmm” “Ya udah kalo gitu Lo tanyain aja ke dia apa yang terjadi”
595 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as ruin
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status