Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Kedua Kami

Cinta Kedua Kami

Rumah itu sedang dibangun, dijadikan rumah dua lantai yang sangat bagus. "Pak, kok rumahnya dibangun, memangnya sudah mau ditempati ya?. " tanya Ardi kepada pekerja bangunan disana. "Iya mas, yang punya rumah mau nikah, kemungkinan akan ditempati bersama istrinya. " ucap se bapak itu. "Oh gitu, ini sudah hampir selesai, memang kapan rencananya mau ditempati Pak?. " "Ya nggak tau Mas, semau yang punya rumah. Mas ini kenapa to kok kepo banget?. "
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai rumah kedua
Baca
+Pustaka
WANITA KEDUA SUAMIKU

WANITA KEDUA SUAMIKU

Setelah perjalanan yang memakan waktu hampir enam jam, akhirnya kami sampai di rumah minimalis bertingkat dua dengan halaman yang cukup luas. Suasanya cukup asri dan segar karena ditumbuhi macam-macam bunga dan pohon buah. Kuangkat tangan kiriku melihat jam, waktu sudah menunjukkan jam sembilan pagi. Saat masuk kedalam rumah aku disambut Papa dan bang Heru yang sudah terlihat segar sepertinya mereka baru selesai mandi.
5.126.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 750 kali sebagai rumah kedua
Baca
+Pustaka
Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

“Mas… kita tinggal di sini…?” Reyhan mengangguk. “Ini rumah kamu, Kei … sebentar lagi akan menjadi milikmu.” Yang hanya bisa Reyhan ucapkan di dalam hati. Rumah dua lantai itu berdiri megah namun menenangkan, dengan taman depan cukup luas dan gazebo mungil di samping kanan. Tidak berlebihan. Tapi jelas milik orang penting. “Ini… buat kita?”
1029.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rumah kedua
Baca
+Pustaka
Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta

Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta

"Iya." Rahma dan Sesil mengikuti bi Rum ke rumah belakang yang jaraknya lumayan jauh dan disepanjang jalan mereka tidak berhenti menatap kagum pada setiap bangunan interior dan aksesoris rumah itu yang begitu mewah dan sudah pasti mahal. "Ini kamar kalian, karena kamarnya tinggal satu jadi kalian tidur berdua." ucap Bi rum dengan wajah datar karena bi Rum merasa tidak suka dengan kehadiran mereka berdua.
10103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai rumah kedua
Baca
+Pustaka
Suami 6 Bulan Untuk Ibu Presdir

Suami 6 Bulan Untuk Ibu Presdir

Vier tidak bertanya meskipun rasa penasaran menghantamnya. “Ini adalah rumah baru kalian. Kalian akan tinggal di sini mulai sekarang.” Ayah Hara menginformasikan setelah mereka sampai di halaman rumah dua lantai dengan desain minimalis tersebut. Rumah itu bercat putih dan tampak asri. Mereka masuk ke dalam rumah dan perabotan sudah tertata sesuai tempatnya. “Di lantai dua ada dua kamar, dan di lantai satu juga ada dua kamar. Hara sudah memikirkan itu, jika seandainya kita para orang tua akan menginap di sini.” Kini ibu Hara yang berbicara.
10147.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai rumah kedua
Baca
+Pustaka
Setelah Diusir Ibu Mertua

Setelah Diusir Ibu Mertua

Wajahku pias menatap lelaki berbadan kurus di depanku. Rumah kedua itu memang sudah selesai dibangun. Catnya telah kering saat terakhir kali aku berkunjung. Jika ke sana, maka sudah seperti sebuah rumah yang menyatu dengan toko, meski dengan satu kamar. Apakah mungkin karena itu, lalu Mas Yudha diam-diam berencana kembali ke sana untuk tinggal dan tak memperpanjang sewa rumah ini?
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai rumah kedua
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN KEDUA

PERNIKAHAN KEDUA

PERNIKAHAN KEDUA 15 Rumah ini mungil, tapi sangat nyaman. Ada dua kamar di sana, salah satunya diperuntukkan untukku dan Kiara. Sebuah kamar dengan tempat tidur berukuran sedang, cukup untuk kami berdua, lemari dari kayu yang halus - lemarinya kosong - dan juga sebuah meja belajar dengan kursi yang empuk dan nyaman. "Bu Guru sama adek cantik tidur di sini ya. Tadi kamarnya sudah Mbok bersihkan, sprei nya baru diganti juga begitu Mas Zaid bilang ada yang mau nempatin."
9.721.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai rumah kedua
Baca
+Pustaka
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Agung langsung nyeletuk, “Ini mah bukan rumah, nyet. Ini tempat nyimpen barang.” Rangga cuma lihat sebentar, lalu geleng. “Skip.” Rumah kedua yang mereka datangi sebenarnya cukup menarik. Halamannya lumayan luas, bangunannya juga kelihatan baru direnovasi. Cat masih rapi, pagar bagus, dan dari luar kelihatan “niat”. Pemilik rumah langsung menyambut dengan semangat.
10876 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai rumah kedua
Baca
+Pustaka
LAILA

LAILA

Tidak membutuhkan waktu lama kami sampai di rumah yang dimaksud Wira. "Terlihat terlalu sederhana ya?" Tanya Wira. "Asalkan dapat berlindung dari panas dan hujan, itu sudah cukup." Balasku. Rumah ini minimalis, tanpa pagar, berlantai dua. Ada satu pintu besar mungkin itu buat mobil dan ada pintu kecil, kami masuk lewat sana. Pintu ini di buka dengan cara digeser. Di dalam kami dihadapkan ruang tamu putih polos dengan hanya ada meja dan sofa berwarna abu-abu. Kami lanjut ke ruang berikutnya. Di samping kanan ada kamar kecil dan kamar mandi saling berdampingan. Di sisi kiri ada tangga menuju lantai dua. Di depan ada dapur yang menyatu dengan meja makan. Wira meletakan bahan makanan di sana.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai rumah kedua
Baca
+Pustaka
Dia yang Terluka

Dia yang Terluka

Mungkin harga second mobil Noorma masih tetap lebih mahal dari mobilnya jika baru. Yunita mengayunkan kaki melangkah menuju rumahnya. Setibanya di depan rumah, dipandanginya rumah peninggalan kedua orang tunya tersebut. Rumah yang menjadi saksi perjalanan rumah tangganya bersama Permadi dan kedua putrinya.
9.5561.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.8K kali sebagai rumah kedua
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Saraswati
saya belum baca sampai banyak, tapi iseng2 liat judul masing2 bab, koq ada cerita ttg hanna juga, sy pikir di sini tokoh utamanya keluarga nadia, tp hanna sebagai tmn nadia ternyata juga punya porsi cerita sendiri... :)
Heny Wulan
Nice story... plot twist nya keren, ga ketebak, kyknya bnyak banget rahasia, jd bacanya pun ga bs di-skip. Alurnya jg enak bacanya, ga membosankan. Semoga tetap konsisten sampai akhir. Semangat kak author...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status