Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kekasih Diam-Diam Sang CEO

Kekasih Diam-Diam Sang CEO

Ruang kerja Namira dan Dewangga sunyi tanpa suara, sepi tanpa ada tanda kehidupan di sana, kecuali, jam yang menggantung di dinding. Suaranya terdengar jelas saat ada orang yang melewati ruangan itu. Nimas merasa sedikit kesepian karena hari itu tidak ada sahabatnya yang bisa ia ajak bergosip, ngobrol, dan pastinya makan siang. Tak ada karyawan lain yang dekat dengan Nimas kecuali Namira. “Hei, kemana bestie lo itu?” tanya Ailin yang baru saja datang menghampiri tempat kerja Nimas. Nimas memberikan lirikan tajam. Ia enggan menjawab pertanyaan yang baginya tidak penting itu. “Tuli Lo? Gue doain beneran nggak bisa denger!” celetuk Ailin kesal karena dicuekin oleh Nimas. Walaupun sudah mendenga
93.3K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as work in silence
Read
+Library
CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

CINTA DITENGAH KESENDIRIAN

kata Pak Hugo. “Baik Pak. Sekali lagi terima kasih.” Ucap Riska dengan senyuman. Seharian bekerja Riska dan Simon tidak saling bicara. Selain karena memang hari itu cafe sangat ramai pengunjung, dikarenakan juga Simon seperti menjaga jarak kepada Riska. Riska tidak ambil pusing akan hal itu. Dia cuek.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as work in silence
Read
+Library
Pak Bos, Mau Jadi Pacar Bohongan?

Pak Bos, Mau Jadi Pacar Bohongan?

“Apakah ada yang lebih penting dari pekerjaan untuk dibicarakan pagi ini?” Suara itu dalam, dingin, dan bergema ke setiap sudut lantai 12. Seketika, semua bisik-bisik yang tadi meriah seperti pasar malam langsung padam. Seolah tombol mute ditekan bersamaan. Tidak ada yang berani menoleh. Tidak ada yang berani bernapas terlalu keras. Nicholas tidak perlu teriak, tidak perlu marah. Tatapan matanya saja sudah cukup untuk membungkam satu lantai penuh karyawan.
809 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as work in silence
Read
+Library
Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Nyaris terlalu sunyi—seolah ketenangan itu telah dirancang agar berdiri sendiri. Ia melanjutkan pekerjaannya, lebih perlahan dari biasanya. Bukan karena tubuhnya lelah, melainkan karena sebuah pikiran mulai tumbuh di kepalanya: Ini bukan perlindungan. Ini pemisahan. Keheningan itu terasa canggung. Terlalu rapi. Terlalu terkontrol untuk sebuah ruang kerja. Ia terbiasa bekerja keras. Ia terbiasa diawasi.
8.92.9K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as work in silence
Read
+Library
Gairah Berbahaya sang CEO: Ciumanku Membuatnya Bangun dari Koma

Gairah Berbahaya sang CEO: Ciumanku Membuatnya Bangun dari Koma

Aku mendengar suara samar ketikan di meja kerja. Sesekali, kertas-kertas terdengar berdesir saat dia membolak-balik dokumen. Tidak ada suara berat napasnya di dekatku. Tidak ada sentuhan yang tiba-tiba menguasai. Tidak ada tatapan tajam yang selalu menuntut sesuatu dariku. Kubalikkan badan, menatap punggungnya yang tegap. Dia benar-benar serius dengan pekerjaannya. Seakan aku bahkan tidak ada di ruangan ini.
1078.1K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as work in silence
Read
+Library
Pesona sang MANTAN

Pesona sang MANTAN

Dan di saat itulah, untuk pertama kalinya, Senara merasakan sebuah bentuk sunyi yang benar-benar menakutkan: sunyi di tengah keramaian, saat tak ada satu pun yang berdiri untuknya. Setelah keluar dari ruang rapat, Langkah Senara terasa berat. Ia berjalan Kembali ke mejanya tanpa benar-benar sadar sedang berada di mana. Dunia seperti berputar dalam bisu suara tuts keyboard, denting notifikasi computer, dan derit kursi tak terdengar sama sekali. Ia duduk perlahan. Matanya memandangi layer laptop yang menampilkan tumpukan revisi laporan. Tapi tidak ada yang masuk ke kepala.
41.3K viewsCompletedAdded to Library 26 Times as work in silence
Read
+Library
Obsesi Gila Suamiku

Obsesi Gila Suamiku

Suasana di dalam ruang kerja Halim terasa begitu sunyi. Dengung halus dari pendingin ruangan yang terpasang di sudut langit-langit seolah menjadi satu-satunya suara yang tersisa, namun entah mengapa, butiran keringat dingin tetap nekat mengembun di pelipis Agus. Padahal, sejak melangkah masuk dan duduk di kursi, Halim belum melontarkan satu pun pertanyaan tajam.
10552 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as work in silence
Read
+Library
PEREMPUAN MILIK MORETTI

PEREMPUAN MILIK MORETTI

Putih. Lampu fokus menggantung rendah di atas meja-meja panjang. Setiap meja diisi satu pekerjaan. Tidak ada suara keras. Hanya gesekan halus — alat kecil menyentuh permukaan, kain lembut mengusap, logam tipis beradu pelan. Tidak ada yang menyapa. Tidak ada yang melihat. Mereka masuk seperti bagian dari tempat itu — atau sesuatu yang tidak perlu diakui.
828 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as work in silence
Read
+Library
TERJERAT OBSESI TUAN MAFIA

TERJERAT OBSESI TUAN MAFIA

Di luar sana, udara barangkali terasa gerah dan menghimpit, namun di dalam markas besar Barrone, suhu tetap terjaga stabil—dingin, kering, dan sunyi. Di koridor, para karyawan bergerak dalam ritme yang presisi. Suara mesin printer yang bekerja monoton, denting keyboard yang saling bersahutan, hingga gumaman percakapan yang tertahan, melebur menjadi latar suara khas jam kerja yang sibuk namun teratur.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as work in silence
Read
+Library
Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Silvar hanya menggumam pelan, "Aku khawatir ganggu pekerjaanmu." Elina tertegun. Waktu itu, saat Silvar ke kantornya, kebetulan dia sedang rapat bersama rekan-rekan satu divisi. Mereka ramai menggoda, membuat Elina malu dan tidak tahu harus bereaksi bagaimana. Setelah itu, dia mengatakan kepada Silvar agar jangan naik ke lantai atas mencarinya karena itu cukup mengganggu pekerjaannya. Tak disangka, Silvar mengingat kalimat itu sampai sekarang.
9.8478.6K viewsOngoingAdded to Library 14.8K Times as work in silence
Show Reviews (61)
Read
+Library
Ffy Oyan
hari Minggu kemarin aku sudah baca masuk bab 270 anau masuk ke bab 280 tapi hari ini masuk dan mau lanjutin baca kok kembali ke bab awal.? sedih banget sudah buang banyak koin malah di kembalikan ke cerita awal bab 1...
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Read All Reviews
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status