Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Noda di Seragam Putriku

Noda di Seragam Putriku

Di sana tuan rumah tersebut sudah menyiapkan minuman panas di atas meja makan. "Di sini saja bicaranya ya, Bu." Ajeng tersenyum sembari menarik kursi untuk tamunya. "Di sini lebih aman, anak-anak pasti tidak ada yang mendengarnya." Rani mengangguk ragu. "Baik." Dia pun duduk di tempat yang sudah disiapkan oleh Ajeng. "Ehm, bagaimana kabar Ibu?" tanya Ajeng pada orang yang duduk di seberangnya.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai rumah makan putri bungsu
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Leonicute
Novel kak Wafa Farha mah udah jaminan cerita2nya keren dan enak dibaca. Untuk cerita ini sesuatu yang lain dibahas. Kejadian ini bikin miris. Sang ibu tentu sedih dan shock menghadapi kejadian sang gadis jd bisa curiga sana sini. Ga sabar baca cerita selanjutnya.. Semangat tulis ceritanya kakak
siti_maysaroh93
Sedih kalo baca ini krn punya anak perempuan jga, memposisikan diri sebagai seorang ibu yg harus nerima kenyataan bhwa anaknya sudah dinodai oleh org terdekatnya. Banyak hikmah & pelajaran yg bisa diambil dari cerita ini. Jaman skrg pnya anak perempuan atw laki2pun harus ekstra jaga bgt..
Baca Semua Ulasan
Ketika Istriku, Tidak Minta Jatah Bulanan

Ketika Istriku, Tidak Minta Jatah Bulanan

Sedangkan Pak Putra masih bersantai di kursi yang dia duduki sedari tadi. "Pak Putra, ini kok banyak sekali muncul laporan transfer atas nama ibu Martha, Bu Martha itu siapa?" tanya Ria penasaran. "Bu Martha adalah orang yang mempunyai usaha rumah makan ini, Ria" jawab Pak Putra singkat. "Tapi kenapa beliau ini tidak pernah datang ke sini, selama ini saya pikir rumah makan ini adalah punya Pak Putra hehehe"
612.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai rumah makan putri bungsu
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Diningrat

Tuan Muda Diningrat

Bisa-bisa dia akan menjadi sup tulang yang nanti akan menjadi menu makan malam pria itu di rumah megahnya. Demi Tuhan, hanay untuk membayangkannya Ziana sudah bergidik ngeri. Karena segala sesuatu yang tidak mungkin bersarang dipikiran manusia biasa seperti dirinya, bisa menjadi hal biasa dan mungkin bagi Tuan Muda Zen Kusuma Diningrat yang merupakan keturunan berdarah biru itu. Pria itu benar-benar mengerikan dengan segala kekuasaan yang dimilikinya. Tidak seharusnya dirinya terlibat begitu jauh dengan pemuda berbahaya seperti itu.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai rumah makan putri bungsu
Baca
+Pustaka
Malam Tanpa Noda

Malam Tanpa Noda

"Tentu tidak mahal. Murah meriah. Di dalam kereta bersih dan terawat." Setelah keliling Jakarta, Putra meminta supir untuh singah ke restauran terdekat. "Saya mau makan masakan sunda." "Baik, Pak!" Putra menikmati makan siang masakan sunda sendirian. Di meja paling pojok. Bebek goreng cabe hijau, urap, pepes ikan dan tahu tempe goreng. Putra menatap piring yang beralas daun pisang. Menuangkan nasi putih dan melahapnya perlahan.
9.5304.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.7K kali sebagai rumah makan putri bungsu
Tampilkan Ulasan (62)
Baca
+Pustaka
Cristi Rottie
Mampir ke karyaku "Sang Panglima Perang". Temui suasana berbeda dalam novel bergenre perang yang tentu saja dibalut dengan taktik perang dan kisah unik seorang pemuda dalam mencari keadilan terhadap keluarga serta perjuangan pembalasan dendam.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

Di tangannya, dia menenteng sebuah paper bag makanan dari restoran bubur ayam terkenal yang harganya mahal. "Selamat pagi, Tuan Putri. Tidurnya nyenyak?" sapanya dengan senyum miring yang menyebalkan. "Pagi, Pak... eh, siang maksudnya. Bapak ngapain ke sini?" tanyaku sambil menyembunyikan sebagian wajahku di balik daun pintu.
825.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 960 kali sebagai rumah makan putri bungsu
Baca
+Pustaka
99 Kupon Maaf Putriku

99 Kupon Maaf Putriku

Aku membelai rambutnya yang lembut dan berkata, “Yuli adalah anak kesayangan Ibu yang paling baik, Paman juga tidak membenci Yuli. Hanya saja ada yang sakit, Paman pergi menyelamatkannya.” Putriku mengangguk, tidak bertanya lagi. Aku tahu dia bukan menerima jawaban ini, tetapi dia tidak ingin aku ikut bersedih. Aku menggendongnya ke sebelah meja makan, mengambil kue yang kami panggang bersama pagi itu dan merayakan ulang tahunnya yang keenam. Setelah menyalakan lilin, tepat ketika putriku akan membuat permohonan... Tiba-tiba terdengar suara kembang api dari luar jendela.
10.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai rumah makan putri bungsu
Baca
+Pustaka
MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)

MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)

"Sembilan puluh menit aja. Tadi maunya dua jam malah, tapi Putri belum makan malam nanti di lapar, rewel." Berkeliling menghabiskan empat puluh lima menit, mereka memutuskan untuk lebih dulu ke salah satu tempat makan di sana. “Tisa ke lantai empat ya. Tempat makan samping baby shop." Rena menghubungi Tisa menyuruh mereka untuk langsung menyusul ke atas. "Putri, kita atas ya. Papa sama Tante Rena nunggu kita di tempat makan," ucap Tisa tak melepas gandengan tangannya.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai rumah makan putri bungsu
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Ternyata Putri sang pemilik rumah makan sendiri, yang mengantarkan 3 tabung tuak ke meja mereka. Karena memang semua pelayan nampak sedang sibuk, melayani pengunjung rumah makan yang lainnya. "Wah, wah..! Rupanya rumah makan ini menyimpan 'daging kelinci perawan' tanpa setahu kita..! Hahahaa..!" terdengar orang berbaju kuning itu berseru senang. Sepasang matanya dengan liar menelusuri tonjolan-tonjolan depan dan belakang, dari Putri sang pemilik rumah makan itu.
9.962.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rumah makan putri bungsu
Baca
+Pustaka
Putri Pewaris Yang Terusir

Putri Pewaris Yang Terusir

Memberi kesan elegan dan tenang. "Selamat datang mbak Retha," sapa seorang pria berkemeja Biru. Lebih tepatnya anak dari pemilik restoran. "Selamat datang juga mbak Bia," lanjutnya sambil menjajakan senyum ramah. "Mau pesan menu spesial malam ini?"
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai rumah makan putri bungsu
Baca
+Pustaka
Duka Sang Putri Tertawan

Duka Sang Putri Tertawan

Salah satunya segera menekan earphone di telinganya dan berbisik, "Tuan Muda, Nona Sofia bilang kamarnya terlalu kecil." Sofia terdiam. "...Bukan itu maksudku." Pelayan itu menjawab dengan serius, "Perintah Tuan Muda adalah belanja tanpa batas." Sofia menekan pelipisnya. "Tuan Muda kalian memang biasanya buang-buang uang seperti ini?" "Tuan Muda sangat kaya," jawab si pelayan dengan nada tulus. "Bagi Keluarga Nugraha, ini hanya uang jajan."
8.9250.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai rumah makan putri bungsu
Tampilkan Ulasan (136)
Baca
+Pustaka
ailee
•ceritanya bagus dan krn cerpen jd tamat di bab 22. si fl nya juga sangat logis dan tegas. •kalau mau baca cerpen tinggal bayar untuk baca dgn pilihan seminggu/sebln/setahun, pilih mana suka. saran saya tdk perlu top up koin untuk baca cerpen ini, kecuali mau beri dukungan k author baru top up koin.
Nurlaily vianaz
Ini cuma smpe bab 22 ya? tp bagus deh klo cuma sampe situ dan tamat. Soalnya klo aku jd Sofia, gaakan pernah mau balik ke Vincent. Enak aja dia udh memperlakukan aku kyk gitu, trus mau minta balikan. Udh gitu Vincent ni tiap ngomong sm sofia kalimatnya kasar mulu. Aku jg pilih Alexander sm kyk Sofia
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status