Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Ritual sore itu ditutup dengan pemotongan rambut dan prosesi pengajian. Malamnya, Rendra duduk di tepi tempat tidur, menatap setelan beskap yang sudah tergantung rapi. Jantungnya berdebar tapi kali ini bukan karena kecemasan, melainkan karena kesiapan menuju hari esok.
10707 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai rumaisha
Baca
+Pustaka
Antara Dendam dan Cinta

Antara Dendam dan Cinta

“Jangan gila, Maya!” “No! aku tidak gila,” bantah Mulan tegas. Dia berusaha melepaskan cengkraman yang terasa sangat menyakitkan di dagunya. Namun, Juan masih terliputi amarah dan enggan melepaskan dengan mudah. “Lagi pula apa urusannya bila aku berciuman dengan Alfa? Dia baik dan mencintaiku. Setidaknya, tidak ada salahnya mencoba.”
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai rumaisha
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Aku menunggu dengan gelisah, tak sabar ingin tahu, ada apa dengan Bah. “Maaf, Bu, pak Rahmat sudah tiada,” ujar perempuan itu dengan suara penuh sesal. Lengkingan suaraku mungkin tak terdengar sebab suara orgen tunggal masih mengalunkan musik Melayu. Aku menangis histeris melihat tubuh Bah kaku tak bergerak Setelah itu, semua gelap. ***
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai rumaisha
Baca
+Pustaka
Muda dan Liar

Muda dan Liar

“Apa urusanmu?!” Kenapa kau peduli? Kenapa kau berpura-pura melihatku Kembali? Aku tidak percaya kau menipuku. Bahkan setelah sekian lama aku mengenalmu, kau tetap aneh! Aku tidak mengerti dirimu. Aku benci itu. “Tamara!” “Cukup!” “Tam ….” “Aku bilang diam!” “Maaf.” ** “Tam! Kau sedang melamun?” tanya Alexi sambil menyenggol sikuku. Aku pun menoleh malas kearahnya.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai rumaisha
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

teriak Galih lantang, memenuhi ruangan. Tubuh Raka seperti tidak memiliki tulang untuk menopang. Lemas dan sulit untuk bergerak. Tapi ia berusaha kuat karena melihat Raina yang sedang menangis ketakutan di bawah sofa. Ia harus kuat demi wanita itu, wanita yang sudah dia libatkan dalam masalah ini. Brugghh
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai rumaisha
Baca
+Pustaka
Cinta dan Dosa

Cinta dan Dosa

Keringat dingin langsung membasahi seluruh tubuh Bisma, di depannya ada sosok menyeramkan dengan wajah dan tubuh yang penuh dengan luka. “Ra … ya!” “Ha-ha! Kamu ingat juga tentang ku, bersiaplah untuk penderitaanmu.” Raya menghampiri Bisma dan mencekik leher lelaki itu, didepan matanya dia bisa melihat perut Rata yang membuncit , tak lama kemudian perut itu hancur dan mengeluarkan bayi yang sudah tak berbentuk. “Hen .. TIKAN!” Bisma berteriak, dan saat itulah dia terbangun dari tidurnya.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai rumaisha
Baca
+Pustaka
Rapuh

Rapuh

sahut Runi balik bertanya. "Nama gue Syam, salam kenal ya." jawab Syam melempar senyum. Runi pun membalas senyuman Syam dan melepaskan tangan Syam yang masih menggenggam pergelangan tangannya. Dan setelah itu Runi berlalu pergi menggunakan angkutan umum berwarna oranye itu. Syam yang sudah tidak melihat mobil yang membawa Runi pergi itu, akhirnya memutuskan untuk kembali ke kontrakan untuk beristirahat.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai rumaisha
Baca
+Pustaka
Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam

Bahkan, ia mengukir perasaan rindunya dengan membuat tato pada bagian lengan kanannya. Tangan kanannya terangkat ke atas, kemudian diiringi senyum hangat tersungging dari bibirnya, tangan kirinya menyentuh ukiran tato alfabet Yunani yang arti dari tulisan itu ialah when I close my eyes, I see you. When I open my eyes, I miss you more than words can say, my MP. ‘Saat aku menutup mata, aku melihatmu. Saat aku membuka mata, aku rindu kamu lebih dari kata-kata yang bisa diucapkan, MP-ku.’
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai rumaisha
Baca
+Pustaka
Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Dia masih gak berselera untuk mengeluarkan suara. "Aku Yura, istrimu. Lihat, ini cincin pernikahan kita, ada namaku dan dan namamu di sini," ujar wanita itu berusaha menunjukkan cincin emas berukir huruf "Rama & Yura" di balik lengkungan logamnya. "Kau bukan istriku!" Rama membalas tanpa melihat ke arah Yura. Jangan ditanya bagaimana sakitnya. Tiga kata itu bagai ujung tombak yang lagi-lagi menacap pada jantungnya.
1087.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai rumaisha
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status