Wanita yang Kau Hinakan. Season 2.
“Sabar, ya, Nak. Namanya hidup semakin tinggi pohon, semakin kencang tertiup angin itu sebabnya Mamah selalu bilang ke anak-anak Mamah untuk tetap sabar, beriman, dan bertawakal karena itu satu-satunya kunci yang bisa menentramkan hati dan jiwa raga kita.”
“Iya, Mah, aku paham. Terma kasih Mamah, selalu mendampingi aku dan Mas Danu sampai kami benar-benar menjadi seperti ini. Terima kasih Mamah, sudah menjadi orang tua sambung yang baik untuk kami padahal Mamah ini bisa saja hidup enak tanpa beban masalah bersama dengan anak-anak Mamah, tapi karena Mamah memilih hidup bersama kami jadi ikut merasakan masalah-masalah kami.”
Chapitres populaires