Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SAHABATKU MADUKU

SAHABATKU MADUKU

BAB 67 Kemarahan "Aku 'kan hanya menggodamu saja, tidak serius ingin kopi pahit," ujar Atha membuat Anisa mengerucutkan bibirnya. "Pokoknya kamu harus habiskan! titik." Anisa langsung bangkit saat mendengar suara tangisan Haidar, meninggalkan Atha yang terbengong melihat tingkahnya. "Harusnya tadi aku tidak mengodanya," keluh Atha lalu menyeruput kopi dan mengeryit tidak suka karena pahit sekali.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai sahut
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

sahut Rendra dengan suara berat yang serak. Tangan Rendra bergerak lincah diatas bukit kembar Selin. Kemudian tangan yang satunya turun kebawah menyusuri perut rata Selin hingga ke bagian sensitifnya. Rendra memasukkan satu jari tangannya dan menggeseknya pelan, membuat tubuh Selin menegang. Selin memejamkan mata rapat-rapat dan meremas pinggiran bathub, saat merasakan ritme sentuhan tangan Rendra yang semakin lama semakin cepat menjadi lebih menuntut.
10709 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai sahut
Baca
+Pustaka
Mendadak Sah

Mendadak Sah

"Nanti gue yang bilang kalau lo lagi sakit. Ngomong-ngomong, ternyata gaun ini cocok juga buat lo. Ibarat lagu Ed Sheeran 'You look perfect tonight'." Oh Tuhan! Tolong tenggelamkan saja jantungnya! Runa tak akan bisa bersikap tenang jika Chandra terus-terusan memujinya. "Modus terus lo. Untung udah jadi suami." Chandra terkekeh melihat sikap Runa yang masih saja tak berubah, dia meraih lengan sang istri dan menggandengnya untuk turun. Membuat jantung gadis itu seperti selesai maraton ribuan kilometer.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai sahut
Baca
+Pustaka
Sahabat Nomor Satu Suamiku

Sahabat Nomor Satu Suamiku

sahut gadis kecil itu tampak polos tak mengerti apa yang pamannya katakan. “Fiola duduk di kursi kamu sendiri, biar Papa bisa sarapan.” Balas Kiara setelah meletakkan piringnya di meja makan. Melirik ke arah suaminya yang tampak membeku itu. Sedangkan Harris lantas mencibir. “Bercanda, Ra… gak usah marah gitu dong... ya nggak, Ga?” ujarnya melempar senyum ke arah Arga.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai sahut
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda

Memang benar-benar belum tersentuh. Athalla adalah seorang pria yang tahu tentang kode tubuh wanita. “Ay, HP kamu getar terus, lho.” Kanaya meraihnya, tapi waktu itu Athalla malah melanjutkannya. Waktu itu Kanaya langsung meletakannya lagi. “Saka.” “Nggak diangkat?” Kanaya menjawab. “Nggak perlu.” “Ay, nyalain senternya gih.”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai sahut
Baca
+Pustaka
HARMONY

HARMONY

Siska: “3” Mia: “4” Sarah: “5” Laura: “Eh nanya dong, kalian pada mau pake lagu siapa?” Laura: “Jawabnya yang serius ya, jangan bercanda!” Vina: “Kan udah gua bilang, mau pake lagunya my idola is Justin Bieber yang judulnya Ghost” Siska: “Lagunya ed Sheeran, judulnya Perfect” Sarah: “Adele, easy on me”
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai sahut
Baca
+Pustaka
SENTUHAN HARAM SUAMIKU

SENTUHAN HARAM SUAMIKU

Sentuhan Haram Suamiku Extra part "Bagaimana para saksi? Sah?" "Sah." Riuh terdengar kata 'sah' dari semua orang yang berada di ruangan besar bercat nuansa putih tersebut. Di depan sana, Mas Fajar terlihat masih gagah dan tampan dengan balutan jas hitam senada dengan celana yang dikenakan. Tangannya terlihat berkali-kali mengusap sudut matanya yang mulai basah. Ketegangan yang tadi begitu tergambar jelas dari wajahnya, kini berangsur hilang berganti kelegaan dan keharuan.
1060.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sahut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status