Suami Flash Sale
“Sakha, kamu berkata apa, hah? Hanya sampah yang masuk ke rumah kita dan memakan sisa makanan setiap hari. Kau ingin aku berlutut dan bersujud padamu? Otak kamu ada di mana, hah!”
Sakha mendengus kesal, lalu kemudian dia berkata dengan tenang. "Aku memang seonggok sampah di mata kalian, tapi kitasudah bersumpah kemarin. Jika ada yang mundur, maka maut akan menghampiri nenek sekarang juga!"
Sakha sengaja menekankan dua kata "kematian nenek" dengan sangat keras dan lantang.
Ekspresi Nyonya Mahesa segera menjadi sangat dingin dan marah. Dia menatap Jay dan bertanya dengan suara dingin. "Apa Jay? Apakah kamu ingin aku mati, hah!”
Hot Chapters