Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takdirku Bersamamu

Takdirku Bersamamu

sahut Salsa Qilapun mencoba berpikir “apakah ia Salsa sepupunya Dave sedangkan dia tidak kenal dengan Salsa bagaimana jika Salsa penculik”. Qila meminta bukti foto yang mengatakan bahwa Salsa benar-benar sepupunya Dave dan Salsa memberikannya. Sebuah foto keluarga besar yang sangat harmonis yang di dalamnya ada Salsa dan Dave dengan pose Dave mengacak rambut Salsa dan Salsa memasang muka cemberut. Qila percaya dan akhirnya memutuskan untuk pergi bersama dengan Salsa namun sebelumnya Qila meminta izin kepada kedua orangtuanya apakah boleh ia pergi ke Ausie untuk menemui Dave atau tidak. Salsa mengantar Qila pulang terlebih dahulu. Sesampainya di rumah Qila
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai sak karepmu wes
Baca
+Pustaka
Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas? (13) "Ampun, Kak! Robi jangan disiksa terus, dong. Apa, sih, salah Robi sampe sial mulu kayak gini?" Bang Robi meringis. Apa salahnya? Memang sudah tak waras sepertinya pria itu! Masih sok suci. "Salah kamu udah jelas banyak banget, pake nanya segala," omel Kak Elfa.
1079.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai sak karepmu wes
Baca
+Pustaka
Status WA Mantan Istri Suamiku

Status WA Mantan Istri Suamiku

Status WA Mantan Istri Suamiku 2 Amarahku langsung naik ketika membacanya. "Baca ini WA dari Mbak Rima!" Aku kembali memberikan ponselku padanya. "Apa salahnya?" Mas Hans malah kembali bertanya.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai sak karepmu wes
Baca
+Pustaka
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

Dan jangan lupa follow akun othor juga Happy Reading semua ❤️
1061.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai sak karepmu wes
Baca
+Pustaka
Karma Pedas Sang Mantan

Karma Pedas Sang Mantan

“Kalau kamu ngerasa sistemku bikin repot, lain kali gak usah mampir.” “Tenang aja. Emang gak niat balik juga.” Suara gesekan kursi terdengar dari belakang. Pak Bos sudah berdiri, mendekat dengan wajah sedikit bingung melihat keduanya nyaris baku hantam hanya gara-gara metode pembayaran. “Eh, eh… kalian kenapa?” tanyanya perlahan. Dira menoleh, masih menahan nafas. “Gak bisa bayar pakai kartu. Gak bisa QR juga.”
10910 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai sak karepmu wes
Baca
+Pustaka
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Sekarang setelah aku rileks, aku berencana pergi ke Kota Yadam bersama Dhea, berkeliling provinsi sekitarnya. Saat aku menerima pesan atau panggilan telepon dari Andre di tengah jalan, aku langsung menutup teleponnya dan menghapusnya. Perilakuku yang tidak ingin berkomunikasi dianggapnya sebagai tanda cemburu. [Sudah berapa lama kamu marah? Apa belum cukup?]
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai sak karepmu wes
Baca
+Pustaka
STATUS WA ADIK IPARKU

STATUS WA ADIK IPARKU

STATUS WA ADIK IPARKU 5 Salah satu hal paling menyedihkan dalam hidupmu, ketika seseorang yang kau sayangi tak lagi percaya dan tak juga bisa dipercaya. Aku menatap WA dari Radit dengan hati nelangsa. Baru saja mendapat hanta-man dari Mas Reno, dan kini pesannya membuat suasana hatiku makin tak menentu. Aku menelan ludah, memutuskan membalasnya sebelum mem-atikan ponsel dan menyimpannya.
1032.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 887 kali sebagai sak karepmu wes
Baca
+Pustaka
Menjinakkan sang Alpha Tiran

Menjinakkan sang Alpha Tiran

Ucap Rea "Reiki? Tidak buruk" Rea tersenyum kecil. Rea terdiam memikirkan kemana dia harus pergi sekarang. "Apa yang sedang kau pikirkan?" Tanya Reiki duduk di samping Rea "Kemana kita akan pergi? Karena aku benar-benar tidak tahu dunia apa ini" ucap Rea "Apa maksud mu? Kau seorang Werewolf, bagaimana bisa tidak tahu tempat tinggalmu" bingung Reiki
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai sak karepmu wes
Baca
+Pustaka
Status WA Suamiku yang Disembunyikan

Status WA Suamiku yang Disembunyikan

ucapku dengan dada berdenyut nyeri. "Sayang, Mas enggak suka, ah, kamu ngomong gitu. Kan, kita juga udah sama-sama cek kesuburan, kita sama-sama normal. Cuma emang belum waktunya aja, Sayang. Kita masih disuruh usaha lagi sama enggak putus doa," tuturnya sambil mencium jemariku. "Lagian usahanya juga enak, kan?" godanya. "Ih, mesum!" sungutku sambil menahan senyum.
10111.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai sak karepmu wes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status