Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Supermodel Husband

My Supermodel Husband

Dia berada di kamar pria yang menjadi suaminya. Melihat Kafa yang berada di sebelahnya membuat Flo ingin segera pergi. Berangsur bangun berniat meninggalkan kamar. Sayangnya, kepalanya yang terasa pusing, membuatnya kesulitan. Hingga saat dia mengangkat kepalanya, dia mengaduh, “auchhh … sakit sekali,” ucapnya.
9.917.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 612 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

"Ngeluh sakit kepala dan sekarang tidur di kamar yang seharusnya kamu tempatin! Paham?! Harusnya kamu ingetin Mamamu untuk bawa obatnya biar setelah acara malam ini mereka balik ke hotel. Bukan bermalam di rumah saya ini! Kalau udah begini, kamu dan saya harus satu kamar! Dan saya nggak mau!" Pak Akhtara menjelaskannya dengan begitu tajam dan kasar. Memangnya, hanya dia saja yang tidak terkejut dengan keadaan ini? Apa hanya dia saja yang tidak mau sekamar denganku? Aku justru dua kali lipat tidak mau bermalam dengan lelaki tua sepertinya! Khawatir kolesterolnya kambuh dan membuatku terjaga! "Bapak seakan-akan nyalahin saya untuk semua kejadian ini ya?!"
9.769.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Luka Hati Istri Yang Ditinggalkan

Luka Hati Istri Yang Ditinggalkan

"Aku sudah di kamar perawatan, VVIP satu, kamu jadi kesini kan?" "Mas, maaf, Kaki Kay sakit, nggak bisa jalan," jawabku. "Sakit? Kenapa tak di periksa sekalian," "Sudah mas, Kay tidak apa-apa, hanya terkilir makanya sakit dibuat jalan. Kalau sudah enakan Kay kesana," jawabku. "Janji?" ucapnya, seperti anak kecil saja, aku menghela nafasku. "Iya," jawabku.
10150.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
LC PERAWAN MILIK CEO

LC PERAWAN MILIK CEO

Dia malah ketawa cekikikan sendiri. “Hahaha, mereka pasti bingung banget sekarang. Dikiranya aku bakal keok sama panas? Duh, please deh. Mereka nggak tau aku udah biasa tidur di kamar pengap kayak gini. Bahkan dulu kipas angin aja sering rusak, aku cuek.”
10881 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

gumamnya, suara serak, dalam kebingungan setengah sadar. Lampu kamar menyala redup. Siluet Arkha duduk di tepi tempat tidur, wajahnya samar-samar dalam kegelapan. “Maaf, Yang. AC kamar kita rusak tiba-tiba,” ucapnya, dengan suara terdengar penuh perhatian. Tangannya menyodorkan segelas air putih pada Dara. “Minum dulu, Yang. Biar adem.”
1035.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Ada Berondong Tua

Ada Berondong Tua

kata Sarah, yang membuat Aksa tergelak. "Aku istirahat dulu, Ma. Ammar mana?" "Tidur di kamar Mama. Tapi kamar kalian berantakan itu kayaknya. Apa mau dibersihkan dulu sama bibik?" "Gak usah, Ma. Nati biar aku aja." "Kaki kamu?" "Kayak biasa aja," jawabnya. Dia lalu masuk ke kamar. Saat pintu terbuka, menguarlah aroma pengharum ruangan. Namun, tak kontras dengan itu. Banyak pakaian kotor bertumpuk dan berserakan.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

“Ayahnya Satria, yang sakit. Dia terkena serangan jantung.” Deg! Mas Adam nampak bergeming, dengan bibirnya yang setengah terbuka dan kedua bola matanya membulat terbelalak. Sepertinya, mas Adam shock saat mendengar apa yang aku katakan. Aku melambaikan tangan di depan wajah mas Adam, untuk menghalau wajahnya yang nampak melamun. "Mas Adam... Mas Adam!" "Eeh, iya." Mas Adam nampak kikuk.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Salah Melamar

Salah Melamar

Ya, kamar ruangan inj sepertinya kelas atas, terlihat dari ukurannya yang lebih besar, dan hanya memiliki satu ranjang saja. “Dijah,” ucap Mas Adam lirih. Ia hendak bangkit, namun aku memintanya untuk tetap di posisi semula. “Berbaring saja, Mas. Buat istirahat dulu,” ucapku. “Gimana keadaanmu, Dam?” tanya Mas Adi yang berdiri di belakangku. “Sudah lumayan, Mas. Gak seperti semalam.” “Halah, paling kamu habis minum kopi hitamkan? Asam lambungmu naik lagi,” ucapnya yang membuatku mengernyitkan dahi.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Kubalas Perbuatan Keluarga Suamiku

Kubalas Perbuatan Keluarga Suamiku

"Dek." Aku mendengar pintu kamarku digedor dari luar dan suara mas Ahmad memanggil. Aku kekasih berdiri dan membuka pintu karena aku baru ingat jika pintu kamarku dikunci Sejak pulang dari berjualan tadi pagi. "Kamu sakit?" Katanya Mas Ahmad dengan wajah yang terlihat aneh serta khawatir. "Enggak, Cuma agak nggak enak badan setelah pembeli tahu masak level 10 di warung Ibu Hartati."
1056.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

Mereka berhenti di depan sebuah pintu kayu yang terlihat lebih usang dibanding pintu-pintu lainnya. Siti membuka pintu dan memperlihatkan kamar kecil dengan satu tempat tidur sempit, lemari tua, dan jendela kecil yang menghadap ke tembok. Kamar itu terasa pengap, jauh dari kesan nyaman. "Maaf ya, Mak, kamarnya kecil," bisik Siti pelan. "Nggak apa-apa, Nak. Emak sudah biasa," jawab Mak Asih dengan suara bergetar, berusaha menyembunyikan luka yang terasa semakin dalam.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status