Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

"Di bagian mananya?" "Kita tidur satu kamar di rumah sakit," "Ya, Tuhan, aku menjagamu lo, sampai taimu pun kubersihksn, sampai pantatnya kucebok, aku marah ini, kamu benar, kamu dan keluargamu memang kuno dan jadul," pesannya kemudian. "Maaf," balasku, akan tetapi tak terkirim lagi, mungkin dia sudah mematikan datanya.
1080.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Rela Menjadi Madu Sahabatku

Rela Menjadi Madu Sahabatku

Asha yang baru saja keluar dari kamar mandi dan melihat Cakra berada di dalam kamar pun bingung. “Kok Mas Cakra pulang? bukannya hari ini Mas ada di rumah bersama Sahira?” Mendengar suara Asha membuat kedua mata Cakra terbuka lebar. Lelaki itu pun duduk. “Mas sakit?” Asha meletakkan punggung tangannya pada kening Cakra dan merasakan panas. “Astaghfirullah. Asha ambilkan obat dulu ya, Mas.”
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Sebening Tirta

Sebening Tirta

Dia kembali menyeruput kopi yamg masih memgepulkan uap panas dari cangkir yang dia genggam untuk sedikit mengusir rasa kantuk sebelum akhirnya beranjak dengan malas. "3A nomor 041M? Hahh ... bukankah itu pasien status dramaticus yang tak pernah berhenti memgeluh sakit ini itu padahal di catatan pemeriksaan semua baik-baik saja?" Dia mengeluh mendengar nomor kamar yang disebut rekannya.
9.33.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Hate to Love

Hate to Love

Hanya bisa memperhatikan saja. “Shit! Ga enak banget sih sakit.” Umpat Sagara saat Aliika sudah masuk ke kamar mandi.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

"Maaf. Apakah ini kamar 316?" Suara lembut dan indahnya, membuat dia seperti anak baik-baik. Dia tidak dapat membiarkan perawat itu melihatnya dua kali. Saat dia berusaha mengatakan sesuatu, Cerry dengan merasa jijik berkata. "Ini kamar 315, apa matamu rusak? Apa keluargamu tidak mengajarimu membaca angka? Keluar kamu! Jangan mengganggu istirahatku!"
9.361.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Rahasia Ibu Mertuaku

Rahasia Ibu Mertuaku

tanya Ahmad, heran. Bukan cuma dia yang merasa heran. Aku juga sama. Aku dan Ahmad berada di dalam kamar. Sakitnya pun juga saat di dalam sini. Bukan di luar. Untung pintu kamar sudah aku kunci dari tadi. Kalau tidak, aku tidak bisa membayangkan berhadapan dengan ibu disaat-saat seperti ini. "Bilang kalau aku tidak kenapa-napa Mad! Bilang saja aku sedang tidur!" bisikku.
1014.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

Di perjalanan bu Asih dan Aisyah tak henti-hentinya berdoa untuk keselamatan pak Ahmad. “Ya, Ibu takut Bapak kenapa-napa,” ucapnya risau. “Sabar Bu, sebentar lagi kita sampai.” Saking paniknya air mata bu Asih tak terasa sudah mengalir deras di pipinya. “Sus, pasien atas nama pak Ahmad bagaimana kondisinya?” tanya Aisyah yang baru saja tiba di rumah sakit. “Pasien atas nama pak Ahmad di kamar 06 ya bu?”
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
DIKIRA MISKIN

DIKIRA MISKIN

kata Mbak Ranti. "Itu namanya sakit karena ulah sendiri. Siapa suruh pilih kamar VVIP? Coba kalau kemarin milih kamar yang biasa pasti biayanya tidak akan banyak kan? Atau mungkin malah geratis karena punya kartu asuransi." Aku cemberut.
10105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Teror Berdarah

Teror Berdarah

"A-aneh?" "Kayak ada sakit-sakitnya."
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar Maduku

Obsesi Liar Maduku

ucap Ahmad yang wajah paniknya tak mampu ia sembunyikan lagi. “Iya maaf, tadi motorku ada masalah. Susah menambah kecepatan. Jadi bagaimana sekarang?” tanya Selamet seraya melongok ke kaca kecil yang tak lama langsung ditutup horden oleh suster. Seolah tak diizinkan untuk melihat keadaan Rama. Selamet tak marah apalagi sakit hati. Karena memang itu sudah menjadi prosedur Rumah Sakit. “Sedang diperiksa, Pak. Untuk kelanjutannya, aku juga kurang tahu.” Ahmad mengatakan hal yang ie ketahui saja.
13.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai sakit kamar ah ah ah mas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status