Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu
Untuk tasyakuran serta aqiqah saja, sepertinya tidak bisa mewah seperti saat tujuh bulanan yang lalu, cukup acaranya terlaksana dengan baik dan berlangsung hikmat meskipun sederhana karena yang dibutuhkan nantinya doa, bukan berpesta pora.
“Iya, nanti dibicarakan lagi, karena jujur aku belum siap untuk hal tersebut.”
“Hah? Belum siap?”
“Eh, anu, maksudnya semuanya serba mendadak, jadi nanti setelah fix kapan dan dimana, akan kusampaikan di sini undangannya. Kami terlalu sibuk menyambut anggota baru jadi melupakan yang lainnya,” akuku memperjelas agar para teman tidak salah paham.
Hot Chapters