Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Noda Dalam Semalam

Noda Dalam Semalam

Tapi nyata dia memang hanya sendiri. Entah bagaimana dia akan menjalani hari ke depannya nanti. Hari berjalan begitu lambat, seminggu ini rasanya seperti seabad. Cahaya redup matahari sore terasa seperti api neraka yang memanggangnya hidup-hidup. Neraka, tempat orang-orang jahat berkumpul. Di mata semua orang memang seperti itulah dirinya. Memisahkan dua orang yang seharusnya bersama. Meski dia juga tidak ingin melakukannya, andai bisa dia ingin pergi sejauh mungkin dan tak ingin berurusan dengan mereka lagi.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 349 Times as same dream same mind same night
Read
+Library
Lelaki yang Datang di Mimpiku Setiap Malam

Lelaki yang Datang di Mimpiku Setiap Malam

"Apa ada sesuatu yang menonjol? Sesuatu yang mungkin kita abaikan sebelumnya." Azura menutup matanya, berusaha mengingat lebih jauh lagi. "Dalam setiap mimpi, aku selalu berada di tempat yang serupa, dan suasananya selalu sama. Ada perasaan bahaya yang mengancam, dan aku selalu berlari." "Coba kamu ingat lagi, bagaimana ciri-ciri tempat itu?" "Pemakaman dan pepohonan hutan. Persis seperti apa yang terjadi padaku tadi," jawab Azura. "Tapi..."
102.3K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as same dream same mind same night
Read
+Library
Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Satu Malam Bersama Adik Suamiku

“Ini bukan hanya tentang rencana, Ay. Ini adalah kanvas untuk melukis impian kita. Ayo kita abadikan, agar nanti kita bisa mengingat setiap mimpi yang kita rajut bersama.” Ayla menatap buku di tangannya, kulitnya yang lembut bernuansa krem menambah kesan elegan. Ia membuka lembaran pertama, menemukan tulisan tangan Adrian yang teratur: “Impian Bersama Ayla”. “Adrian...” suara Ayla bergetar, matanya berkaca-kaca. “Kamu selalu tahu cara menyentuh hatiku.”
2.3K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as same dream same mind same night
Read
+Library
A different soul 2

A different soul 2

Suara semalam Dan siang seakan berlagu Dapat aku dengar Rindumu memanggil namaku Saat aku tak lagi di sisimu Kutunggu kau di keabadian Aku tak pernah pergi Selalu ada di hatimu Kau tak pernah jauh Selalu ada di dalam hatiku Sukmaku berteriak Menegaskan kucinta padamu Terima kasih pada Mahacinta Menyatukan kita Saat aku tak lagi di sisimu Kutunggu kau di keabadian Cinta kita melukiskan sejarah Menggelarkan cerita penuh sukacita Sehingga siapa pun insan Tuhan pasti tahu Cinta kita sejati Lembah yang berwarna Membentuk melekuk memeluk kita Dua jiwa yang melebur jadi satu Dalam kesucian cinta Cinta kita melukiskan sejarah
109.5K viewsCompletedAdded to Library 265 Times as same dream same mind same night
Read
+Library
Love in The Dream (Bahasa Indonesia)

Love in The Dream (Bahasa Indonesia)

“Angel... Angel....” *** “Angellllllll.........” Teriak Brandon sambil terduduk lengkap dengan keringat dinginnya. Napasnya menggebu, matanya merah melebar. Brandon sadar jika dirinya baru bangun dari mimpi dalam tidurnya. Ahh... Sial..!! Mimpi itu lagi. Umpatnya dalam hati.
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 358 Times as same dream same mind same night
Read
+Library
HUMAN AND THEIR NIGHTMARE (Bahasa Indonesia)

HUMAN AND THEIR NIGHTMARE (Bahasa Indonesia)

Benar-benar tidak sanggup! Kalimat ini mungkin sudah kulafalkan belasan kali! Atau lebih, tapi aku tak peduli lagi! Suasana tempat ini sudah sangat bising dan mereka benar-benar kacau. Semua sangat gaduh terutama setelah Ivanoff dan orang-orang di atas panggung bertingkah seolah mereka adalah domba. Yah, maksudku mereka menumpukan kaki di lutut dan tangan mereka, lalu mulai merangkak turun dari panggung dengan gerakan yang aneh. Sangat disturbing, mengingatkanku dengan makhluk halus yang sering Nenek ceritakan padaku. Uh, aku lelah, dan ingin pulang.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as same dream same mind same night
Read
+Library
Mimpi Tentangmu

Mimpi Tentangmu

Wu Jian meyakinkan dirinya bahwa ini hanyalah sementara. "Aku ingin kita berteman." "Anda sudah tidak waras?" "Mungkin kau benar. Zhen Shui selalu saja mengataiku gila. Pada dasarnya kita senasib, bukan?" "Tolong jangan samakan saya dengan Anda." "Dalam mimpimu, Kasim Wu Jian. Status kita berbeda, tapi setidaknya aku tahu kita punya kesamaan. Mengapa kita tidak bekerjasama saja?"
103.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as same dream same mind same night
Read
+Library
Lelaki Idaman

Lelaki Idaman

Aku menggerakkan jari telunjukku melingkar di bibir gelas, diriku memang ada di sini, tetapi pikiranku sedang berkelana. Mimpi yang terjadi semalam seperti nyata. Aku masih sangat ingat dengan jelas setiap potong adegannya. Darahku bahkan terasa berdesir saat mengingat setiap lembar mimpiku. Bagaimana bisa, aku memimpikan hal seperti itu bersama Haris? Apa mungkin pikiranku yang terlalu mesum? Atau mungkin aku terlalu berlebihan memikirkan Haris? Pertanyaan-pertanyaan itu begitu mengganggu pikiranku.
106.2K viewsOn holdAdded to Library 197 Times as same dream same mind same night
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Gea sangat bahagia, seakan dia tersadar dari ini, ingin sekali dia terus berada di alam lain yang bukan duniawi. Namun, sebuah suara seakan membangunkannya dari mimpi-mimpi manis tersebut. 'Kau boleh saja bermimpi dalam hidup, Gea. Tapi jangan hidup dalam mimpi. Bangunlah, kau kuat. Jangan membuat kelemahanmu sebagai sesuatu yang membuatmu semakin takut.'
9.889.6K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as same dream same mind same night
Read
+Library
PREV
123456

Frequently Asked Questions

I actually went into 'Same Dream Same Mind Same Night' expecting a classic romance payoff, but honestly, the conclusion kind of left me cold. It’s not that it’s a bad twist, it just felt abrupt, like the author ran out of pages and decided to get philosophical instead of giving us a solid resolution between the leads. The whole premise builds up this intense, almost supernatural connection, so you're primed for a big emotional confrontation or revelation.

Instead, it swerves into this ambiguous, open-ended metaphor about shared consciousness. It’s clever on paper, I guess, but it didn’t deliver the catharsis I was craving. I remember finishing it and just staring at the last page, waiting for my Kindle to load more that wasn’t there. Some people in the discussion threads loved that it wasn't predictable, but for me, it was less of a surprise and more of a letdown.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status