Merah Hitam Cinta #book1
"Tidak masalah, Bu, Mbak Marsya. Saya sedang belajar menerapkan sikap hidup ; buanglah sampah pada tempatnya. Artinya jika ada sampah-sampah di dekat saya, akan langsung saya buang pada tempatnya. No hurt feeling."
Jawabannya dihadiahi acungan jempol oleh ibu mertuanya dan ekspresi wajah membunuh Marsya. Lihatlah siapa yang menghina dan siapa yang naik darah? Si pembawa sampah itu sendiri bukan? Kanaya memang sedang belajar menerapkan pola pikir seperti ayahnya. Yaitu belajar utuk tidak membawa sampah ke mana-mana. Selain berat, bau busuknya juga akan terus mengganggu penciuman kita.