Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERSESAT DALAM GAIRAH

TERSESAT DALAM GAIRAH

Ternyata sebuah buku. “Oh iya… terima kasih, ya.” Terbaca judul ‘Siapa bilang Laki-laki dari Mars dan Perempuan dari Venus? Ternyata Keduanya Dari Planet Yang Sama!’ di sampul depan buku tersebut. *** Dewi menengok buku-buku yang ada di dalam tas belanjanya. Semuanya berwarna-warni yang cerah khas buku anak-anak. Ia berjalan dengan langkah yang ringan. Senyumnya terus terukir di wajah.
1012.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai sampul depan buku
Baca
+Pustaka
DENDAM ISTRI YANG TERKHIANATI

DENDAM ISTRI YANG TERKHIANATI

Rak itu tampak berbeda, buku-buku di sana lebih tua, sampulnya bukan dari kertas atau karton, melainkan dari kulit. Ada dua buku yang langsung menarik perhatiannya. Satu berwarna hitam pekat, seperti warna malam tanpa bintang. Satunya lagi coklat tua, seperti warna tanah yang telah menelan banyak sejarah. Keduanya terlihat sederhana namun memancarkan aura otoritas yang tak terbantahkan. Evelyn meraih buku hitam itu. Di sampul depannya, tertoreh tulisan tinta emas yang sudah sedikit pudar namun masih jelas terbaca ROBERT JULIUS DEVEREUX.
573 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai sampul depan buku
Baca
+Pustaka
Pure Blood (DARAH MURNI)

Pure Blood (DARAH MURNI)

jelas Gail. Gail mengikuti alur yang tidak tercetak jelas di bagian sampul buku, "Lihat, ini menunjukkan angka empat. Buku ini adalah buku nomor empat dalam seri Aima. Buku yang aku pegang ini—" ia mengambil buku lainnya, "—adalah nomor delapan."
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai sampul depan buku
Baca
+Pustaka
REPLACEMENT (Perempuan Pengganti)

REPLACEMENT (Perempuan Pengganti)

Selebihnya hanya ada coretan tulisan tangan Dipta yang termasuk rapi pada setiap halaman depan sampul-sampul buku tersebut. Buku terakhir yang terselip langsung menarik perhatianku saat memungutnya. Sampulnya sedikit berbeda, dan sama sekali bukan khas lelaki. Aku terkesiap saat menyadari bahwa buku tersebut adalah buku harian yang ditulisi dengan goresan tangan yang sangat aku kenal. Kubuka satu per satu halamannya dengan tergesa hingga bunyinya terdengar kasar. Mataku menyusuri kalimat demi kalimat bagaikan kalap. Aku tak sabar hingga bisa kutuntaskan. Kuputuskan untuk langsung membuka halaman terakhir. Dan, saat itulah aku tahu apa yang dituduhkan Dipta sama sekali tidak benar.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai sampul depan buku
Baca
+Pustaka
Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Aku sampai takut jika air liurku membuat bantalnya menjadi bau. Biasanya orang akan menulis namanya di buku pelajaran. Kulihat ada beberapa tumpukan buku di meja itu. Aku mengambil sebuah buku yang sampulnya bergambar alat tulis dan membuka halaman buku yang letaknya paling atas. Buku ini sedikit berdebu, sepertinya tidak pernah disentuh oleh pemiliknya. Aku melihat ke arah pintu, takut jika ada orang yang tiba-tiba masuk.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai sampul depan buku
Baca
+Pustaka
Groot!!

Groot!!

I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai sampul depan buku
Baca
+Pustaka
Buku telah di hapus

Buku telah di hapus

Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini te
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai sampul depan buku
Baca
+Pustaka
Tawanan Tuan Mafia

Tawanan Tuan Mafia

sahut pria yang ada di belakang Bella. "Memang. Aku tidak tahu apa yang membuatmu mengajak diriku kemari. Tapi, ini menyenangkan," balas Bella. Wanita itu mengambil salah satu buku yang ada pada rak bagian sebelah kanan. Bella membuka isi buku itu dengan cepat, sebelum akhirnya menatap pada bagian belakang buku yang berisi blurb dari buku bersampul oren tersebut.
9.54.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai sampul depan buku
Baca
+Pustaka
THE VILLAINESS FINAL EMBRACE

THE VILLAINESS FINAL EMBRACE

Debu beterbangan di bawah cahaya biru samar dari antarmuka sistemku. ​Setelah hampir satu jam mencari, jariku berhenti pada sebuah buku bersampul kulit naga yang sudah menghitam. Tidak ada judul di punggungnya, hanya sebuah lambang mawar yang dilingkari oleh tiga segitiga yang saling mengunci. ​"Ketemu," bisikku. ​Aku membuka halaman tengah yang sudah rapuh. Di sana terdapat ilustrasi seorang wanita yang dikelilingi oleh tiga figur tanpa wajah.
633 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai sampul depan buku
Baca
+Pustaka
Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

"Dan... Satu - satunya hal yang bisa membuatku tenang adalah buku ini" Claire mengusap sampul buku berwarna putih tersebut dengan tatapan yang begitu dalam. Mataku kini melirik kearah buku tersebut dan mencari letak istimewanya selain, sampul kosong tanpa judul disana. Kertasnya juga terlihat menguning seperti buku tua yang rentan rusak jika membuka halaman buku dengan gerakan yang sedikit kasar. "Aku tau. tuan Harrie pasti bertanya - tanya dimana letak istimewanya kan?"
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai sampul depan buku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status