Duda Pilihan Ayah
Naya yang di tatap seperti itu hanya bisa mengalihkan wajahnya ke sembarang arah, karena tatapan mata bundanya selalu membuat Naya merasa terintimidasi.
“Gak bunda, calonnya mas Dani siapa?” Naya mencoba mengalihkan pembicaraan.
“Bunda juga belum tau, tapi katanya Desy si Dani calonnya janda, bahkan Desy sering ngeluh ke bunda katanya masa anak perjakanya dapatnya janda gitu.” Naya tersenyum, sepertinya rencananya berhasil untuk mengalihkan pembicaraan mereka.
“Jadi tante Desy nggak ikhlas kalau mas Dani dapat janda gitu bun?”