Terjerat Aturan!
Sepertinya, Mas Adam memang berencana untuk menghukumku, batinku sebelum aku mendengar sebuah ketukan di pintu itu.
Tok! Tok! Tok!
“Masuk,” kata Mas Adam diikuti oleh pintu yang mulai terbuka, “Ada apa San?” tanya Mas Adam dengan lembut kepada Sandra.
Cih! Hatiku mendidih. Dengan Sandra saja dia bisa selembut itu. Tetapi denganku, dia tidak bisa mengendalikan nada bicaranya yang menyakitkan, batinku semakin jengkel.
“Maaf, Dam. Ini adalah Raka. Dia pemilik agensi model yang ada dilantai di bawah kita,” kata Sandra memperkenalkan pria tampan yang dibawanya.
Hot Chapters