Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

#30HariMenulisNovelBatch5 #Day4 #SangKupuKupuMalam #Part3 Sub judul: Lelaki Misterius Genre: Romance sad Nama: Rita Juwita Jumkat: 985 Jam menunjukkan sembilan pagi. Ayu masih saja bergeming di tempat tidur. Rasa lelah, muak dan sedih bercampur menjadi satu. Kantuk sudah hinggap sedari tadi. Namun, wanita cantik itu masih sulit untuk memejamkan matanya. Dia masih terus memikirkan ucapan Agni. Bagaimana perasaan anak gadisnya selama ini? Apakah tersiksa seperti yang dia rasakan?
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai sang singa sang penyihir dan lemari
Baca
+Pustaka
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Dia mulai menyesal sudah melepaskannya pergi. Apa itu aturan? Memeluk kehangatan lembut wanita dalam dekapan saat tidur jauh lebih penting. Lagipula, dia sendiri bukanlah orang yang patuh aturan. Dia membalikkan badan berkali-kali di atas ranjang, tetap saja tak bisa terlelap. Dengan geram, dia menyingkap selimut, berjalan ke lemari di sudut dinding. Dibukanya pintu lemari ukiran kayu merah, dia mengeluarkan sebuah boneka salju yang dijahit dari sutra putih yang disimpan di bagian paling bawah.
984.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sang singa sang penyihir dan lemari
Baca
+Pustaka
4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

Mungkin dialah nanti yang akan memimpin ritual pembangkitan Iblis Hitam. “Hah, Dewa Kalajengking!” Mata Celeng ireng terbelalak, mulutnya pun juga langsung ternganga. “Kudengar dia adalah penyihir yang sanggup menelan telur siluman kala putih. Dia memelihara binatang yang mengerikan di dalam lambungnya sendiri!” Panglima Sanca menoleh kepada Celeng Ireng dan menaruh jari telunjuknya di bibir. “Ssst. Jangan keras-keras kalau bicara! Jika dia mendengarmu, habislah kau!”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai sang singa sang penyihir dan lemari
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

Cakra yang tersenyum puas melihat koper penuh uang dihadapannya, “Ha ha ha ha ternyata tidak buruk juga memiliki anak perempuan yang cantik! Setidaknya aku bisa bersenang-senang sekarang!” “Ahhh…..dimana aku? Kenapa gelap sekali?” Belinda bertanya pada dirinya setelah dia sadar dan membuka matanya namun dia tidak dapat melihat apapun, semuanya gelap. “Apakah aku sudah mati? Apa aku berada didalam kubur?” “Nona, apakah anda sudah bangun?” tanya sebuah suara menyadarkan Belinda bahwa dia tidak sendirian disana. Suara itu….suara itu adalah suara seorang perempuan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai sang singa sang penyihir dan lemari
Baca
+Pustaka
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

Tidak tersisa sedikit pun. Singa yang marah mengaung keras, merasakan lapar luar biasa. Air liur terus menetes, taring besar yang siap-siap menancap dan mencabik-cabik. Rahang yang kuat di buka lebar, kepalanya masuk ke ruangan itu. Dia mengunyah mereka, semburan darah segar melumuri seluruh ruangan kamar. Terdengar jelas retakan tulang yang hancur, hewan buas ini sedang berpesta. Tangan singa terus meraih dan mencegah mereka untuk menghindarinya. Para serigala sangat menikmati makan malamnya. Di dalam ruangan sudah setengahnya dimusnahkan, Aloria bisa mengacungkan tangan dari kerumunan. Dia masih hidup tetapi kondisinya sangat kritis. Serangan yang masih berlanjut membuatnya kelelahan. Sihi
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai sang singa sang penyihir dan lemari
Baca
+Pustaka
Tafsir Waktu

Tafsir Waktu

Sebuah sinar kebiruan keluar dari ujung tongkat, penyihir jahat itu meracau tidak karuan terus-menerus. Sekejap saja semuanya berubah. Suasana rumah menjadi mencekam. Angin berhembus masuk dari pintu dan jendela yang terbuka. Suara lolongan serigala terdengar melengking. “Ini belum berakhir, akan aku balas semuanya!” teriak sang penyihir di ikuti suara petir yang memekakkan telinga.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 435 kali sebagai sang singa sang penyihir dan lemari
Baca
+Pustaka
Stiletto Si Wanita Penyihir

Stiletto Si Wanita Penyihir

“Aku bisa melakukan lebih. Bahkan melenyapkan nyawa orang pun aku tidak segan-segan untuk melakukannya. Karena seperti yang kamu katakan, aku adalah penyihir terkutuk.” Air muka Jenny berubah pucat dan perempuan itu tampak kehilangan kata-katanya. Eleanor segera memundurkan wajah sambil tersenyum sarkartis. Dia pun membalas tatapan Jenny dengan tak kalah sengit. Plakk
9.810.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai sang singa sang penyihir dan lemari
Baca
+Pustaka
Sang Pendekar

Sang Pendekar

Setelah itu, Girimaya langsung maju siap menyerang ketiga sosok yang diduga kuat sebagai jelmaan dari jin atau siluman yang menempati lembah tersebut. Girimaya berlari kencang dengan diikuti ketiga rekannya. Mereka segera mendekat kepada ketiga sosok itu, yang diduga sebagai sosok penting yang menyengsarakan mereka hingga tiba di tempat itu. "Kalian siluman, jin atau lelembut aku tak peduli. Kalian sudah membawa kami ke sini!" seru Girimaya. "Bertanggung jawablah!" sambung Girimaya.
9.9166.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai sang singa sang penyihir dan lemari
Tampilkan Ulasan (150)
Baca
+Pustaka
CahyaGumilar79
Buat kakak2 Reader hari ini aku baru up dua bab dan nanti sore satu bab lagi yah. Jangan lupa saweran Gemnya biar penulis semangat dalam berkarya dan juga para reader pun sehat selalu.... doa dan dukungan sangat aku harapkan. Dukung terus cerita ini hingga berada di puncak Rank Salam Pendekar_Lover
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Belenggu Membara Sang Penguasa

Belenggu Membara Sang Penguasa

sentak Raka setelah ia berada di depan lemari itu. Tubuh Livia bergetar. Ia benar-benar merasa takut, namun bukan hanya itu. Dadanya naik turun menahan emosi. Ia menggigit bibir bawahnya, lalu dengan satu dorongan emosi, ia menendang pintu lemari hingga terbuka. "Bocah sialan!" bentaknya. Ia berdiri dengan tubuh gemetar, menunjuk Raka dengan mata penuh air mata dan kebencian. Napasnya memburu, namun ia tetap berdiri tegap di hadapan Raka.
690 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai sang singa sang penyihir dan lemari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status