Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Reality Reloaded

Reality Reloaded

] [Deskripsi: Selesaikan teka-teki logika dalam 300 detik atau seluruh hub akan mengalami kegagalan fungsi total. "Tiga ratus detik?" Sita menatap angka yang mulai menghitung mundur dengan panik. "Aldo, ini bukan enkripsi biasa. Ini adalah jebakan logika yang terhubung dengan stabilitas energi fisik gedung ini!"
1.8K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as satunya
Read
+Library
Rest Area

Rest Area

"Gini, Kak Okta yang super duper bawel, menurut Prajudi Atmosudirjo ngelamun adalah salah satu cara berpikir." "Oke, 100+21×80÷4×100-93+1.234÷2×1.980 sama dengan?" Aku membuka mata lebar-lebar. Shock dengan kelakukan Kak Okta yang seenak jidatnya memberiku soal belibet kayak gitu. Aku hendak memakinya, tapi keduluan sama dia. "Nah, lamunin coba. Aku nggak yakin kamu nemuin jawabannya. Paling kamu jedukin itu kepala ke tembok sebagai pelampiasan kekesalanmu."
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 362 Times as satunya
Read
+Library
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Daripada kecewa di belakang! Tidak ada lagi balasan. Hanya beberapa bunyi pemberitaan dari sebuah aplikasi keuangan. Pertanda jika sudah ada dana masuk di akunnya. Yunita sangat lega dan tidak menyangka begitu mudah mendapat aliran dana. Meski dalam hati juga resah, curiga Anthony sedang menyusun politik pelecehannya. Menjelang petang, lagi-lagi Santi datang di ruang kerja. Gadis berdarah kampungnya dan Papua yang cekatan itu baru kembali dari bertugas di lobi.
10438.7K viewsCompletedAdded to Library 11.4K Times as satunya
Read
+Library
SENTUHAN YANG SALAH

SENTUHAN YANG SALAH

"Kamu tahu siapa saja yang ada di dalam ruang tunggu Zoom ini, Anya? Mereka adalah perwakilan dari konsorsium Eropa. Satu menit keterlambatan dari Aditama Group berarti hilangnya kepercayaan senilai miliaran rupiah." "Maaf, Pak... saya benar-benar minta maaf. Saya kurang teliti," cicit Anya, air mata sudah menggenang di pelupuk matanya. Tubuhnya gemetar hebat di dalam seragam kantornya yang ketat.
10289 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as satunya
Read
+Library
Senandika

Senandika

tanya Shera mulai membuka percakapan dengan nada pelan. “Baru nilai aja, kalau rata-rata sama PTN dan prodi belum gue isi.” “Lo punya kampus impian?” “Punya, sih. Tapi gak gue kejar soalnya gue tau gue gak bakal lolos.” “Enak, dong. Gue malah gak punya sama sekali. Yang gue lihat cuma passing grade sama rasio ketetatan prodinya tiap tahun.”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as satunya
Read
+Library
Purnama

Purnama

Purnama hanya terdiam melihat itu semua. "Kak, satenya enak. Kakak belinya cuma dua porsi jadi kita satu berdua deh." Awan adik Bintang berkata sambil menyuapkan tusukan sate terakhirnya. "Lain kali beli sesuai jumlah orang dong biar gak satu berdua gini." keluh sang ibu mertua. "Iya." jawab Purnama sambil menunduk. Satenya telah habis dan tak satu tusuk pun disisakan untuknya.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as satunya
Read
+Library
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

“ Berapa satu tusuk sate ini Buk?” “Satu tusuk di hargai dengan 1 kunyit Buk.!” Lawen berdiri dan melihat ke seluruh sisi dengan matanya namun semua tampak normal hanya ada pohon dan semak-semak yang sangat tebal, tidak ada cahaya sedikitpun di ujung sana menandakan adanya sebuah pasar. Seorang wanita yang menyerupai Enon uma lawen menghampirinya dengan langkah begitu cepat.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as satunya
Read
+Library
Utari

Utari

"Iya Nak, kau juga hati-hati disana.." Lalu Damar pergi dengan mobil jeep cruiser kuning miliknya. "Mau kemana dia?" tanya Bibi Rita. "Dia mau pergi ke Kalimantan Kak.." jawab Bu Dyah. "Hmmm.." deham Bibi Rita dan bergegas ke dapur. "Heh kau gadis kotor ! Apa menu makan malam nanti?" tanya Bibi Rita. "Malam nanti aku akan buatkan sop daging, sambal tomat, tempe goreng, juga ayam goreng nyonya." jawab Utari.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as satunya
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

"Maksud kamu alat setrum? Ya iya lah, kalau baterainya habis ya mati. Nggak bisa nyetrum lagi. Makanya, besok-besok jangan asal ngehajar aja kalau orang bawa senjata. Otak kamu juga harus dipakai biar nggak gampang dilumpuhin. Sayang, kan, badan gede berotot tapi gampang tumbang kena setruman kecil." Obrolan santai seputar teknologi masa depan itu terus mengalir hingga larut malam. *** Menjelang pergantian hari, dengkuran halus mulai terdengar dari hidung mancung Sonya. Aktris cantik itu tertidur sangat pulas akibat kelelahan melayani stamina purba Arya.
10.4K viewsOngoingAdded to Library 405 Times as satunya
Read
+Library
GAYATRI

GAYATRI

Dina tak henti-hentinya memojokkan Gayatri. "Assalamualaikum," salam Bu Tini dengan senyum mengembang. "Waalaikum salam," sahutibu-ibu yang tengah berbelanja. "Oh, Bu Tini. Silakan, Bu!"seru Bu Susi. Bu Tini dengan cekatan memilih sayuran dan lauk-pauk yang akan ia masak hari ini. "Bu Susi, total semua berapa ya?" tanya Bu Tini. "Empat puluh ribu, Bu. Bu, Gayatri sudah kembali, ya?" tanya Bu Susi.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as satunya
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status