Balada Asmara Biduan Dangdut
Jamila mengeluarkan sebutir pil warna biru.
Aku berhenti melonjak-lonjak, dan langsung menyeretnya menjauhi kerumunan.
“Apa ini, Jamila?”
“Minumlah.”
“Apa ini narkoba?” tanyaku ragu. “Maaf, aku hanya minum, tapi tidak mengkonsumsi obat-obatan seperti itu.”
“Bukan, ini bukan narkoba!” Jamilla menggeleng. “Obat ini akan membuatmu menjadi kuda yang sangat liar.”