Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perfect Wife (Dangerous)

Perfect Wife (Dangerous)

Ucap Leanne menyetujui. "Sepertinya di luar tengah hujan." Ucap Leanne mengalihkan pandangannya ke arah jendela yang di mana tengah hujan deras. Makan malam mereka yang sudah selesai pun Leanne bereskan bekas kotak nasi mereka yang sudah kosong. "Regan, apa kamu mau kopi? Sambil menunggu hujan agak reda." Ucap Leanne menawarkan. "Boleh, seperti biasa ya." Sahut Damian dan Leanne yang sudah paham dengan selera kopi Damian kopi hitam tanpa gula itu, segera keluar dari ruangannya.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
Penyesalan Terbesar Hendra Setelah Kematian Sisca

Penyesalan Terbesar Hendra Setelah Kematian Sisca

Jendela besar menunjukkan langit dengan guntur dan kilat yang menderu-deru. Tetesan air hujan yang menetes di kaca langsung hancur. Entah kenapa air hujan itu membuat Hendra teringat dengan air mata Sisca yang tidak kenal lelah. Perasaan ini membuatnya merasa kesal. Alex membawa segelas kopi masuk dan melihat Hendra sedang mengerutkan keningnya seakan-akan ada masalah. Namun, sebentar lagi masih ada rapat dewan direksi yang penting.
9.3280.9K viewsCompletedAdded to Library 8.7K Times as secangkir kopi saat hujan
Show Reviews (103)
Read
+Library
Eviee Sinaga
kalau diikuti beli koin bisa kena berjuta juta2 satu cerita, ngk worth it bgt dan ngk masuk akal utk membeli sebuah novel... coba 1 cerita dibandrol dengan harga 100-150 rebu seperti kita beli novel di toko pasti akan banyak yg beli
Rich 77
hai pembaca setia, yuk baca novel berkisah seorang dewa perang yang mendapati istri yang sangat dia cintai berselingkuh dengan pria lain di hari ulang tahun ke tiga pernikahan mereka. simak kisahnya di novel "Sang Menantu Terkuat"
Read All Reviews
Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Tawa Jelita berbaur dengan gemuruh hujan deras yang mengguyur Jakarta pagi ini. “Pagi, hujan …,” William menyentuhkan ujung hidungnya ke ujung hidung Jelita, “dan kamu …,” lanjutnya. “Kamu, mengalahkan posisi kopi paling enak yang pernah kunikmati di pagi hari dalam suasana hujan-hujan begini, Ta …,” bisiknya seraya mengecup bibir Jelita. ***
10100.0K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
Jangan Sentuh Saya, Dokter!

Jangan Sentuh Saya, Dokter!

Cuaca yang tidak bersahabat membuat orang-orang ingin menikmati minuman dan makanan hangat. Dipta menghirup dalam-dalam aroma kopi dari gelasnya kemudian menyesapnya perlahan sambil memandangi rintik-rintik kecil air hujan yang masih saja berjatuhan. Rasanya begitu menenangkan. Namun, kesenangan itu harus terganggu kala seorang wanita menginterupsi kegiatannya dengan duduk di kursi di depannya. "Saya temani ya, Dok?" ucap Sabrina sambil tersenyum manis.
1029.9K viewsCompletedAdded to Library 687 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
Mahligai Skandal

Mahligai Skandal

Aini tersenyum sambil mengangguk, dan dimengerti oleh laki-laki keren itu. Ia duduk menempelkan tubuhnya pada dingding kursi lalu menatap ruas-ruas jalan yang basah akibat air hujan. Mobil berlalu lalang melakukan penjemputan, sementara pejalan kaki bisa dihitung dengan jari bergegas mencapai perteduhan. Pepohonan yang tumbuh di pelataran parkiran bergoyang karena terpaan angin kencang, membuat suasana kian dingin. Aini tersenyum ketika pelayan datang membawa secangkir kopi khas Nanggroe dengan gumpalan asap menawarkan aroma biji kopi pilihan yang dapat menenangkan saraf-sarafnya.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
Silakan, Urus Putrimu Tanpa Aku

Silakan, Urus Putrimu Tanpa Aku

Setelah beberapa saat diam tanpa melakukan apa-apa, aku segera kembali ke depan dengan membawa kopi yang diminta Soni. Namun, pria itu tidak ada di tempatnya. Dia sibuk membereskan barang yang berada di luar, karena ternyata hujan turun dengan begitu derasnya. Aku langsung menyimpan kopi di meja, lalu membantu Soni berkemas. Dadaku naik turun antara panik dan juga lelah. Hujan yang turun begitu lebat, membuat kami harus cepat agar barang yang berjejer di luar tidak basah.
10498.5K viewsCompletedAdded to Library 12.5K Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!

Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!

Charlie membuka tutup kecilnya, lalu minum sedikit. Kopi itu mengalir ke kerongkongannya, menutupi sensasi pedas yang ditimbulkan oleh rokok tadi. Pedas. Sangat pedas. Ben berdiri di luar pintu kedai kopi dengan satu tangan di saku, meminum kopinya. Charlie berdiri di sampingnya, minum dengan tenang. Tak lama kemudian. Hujan gerimis mulai turun, dan angin terasa jauh lebih dingin.
9.31.1M viewsOngoingAdded to Library 32.7K Times as secangkir kopi saat hujan
Show Reviews (87)
Read
+Library
Thitipoom
njirrr awal ngira ne novel bnr" bagus, g bertele" ternyata lbh membosankan dan belibet dr novel pak edward istrimu ingin cere, FL nya geblek mendarah daging, apa author nya mau bikin ribuan bab??? baliik lg cuaan oh cuaaaan, baca bab 650 ke atas dah bnr" jengkel ma nayla dan membosankan...
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Read All Reviews
Gelora Hasrat Bos Mafia Berbahaya

Gelora Hasrat Bos Mafia Berbahaya

Semua terasa menempel di kulit, menolak luruh meski hujan membasahi rambutnya di perjalanan. Hujan sisa malam masih menempel di ujung rambut Blair ketika ia menata gelas kopi di meja bar. Suara gerimis di luar jendela kafe berpadu dengan denting sendok, aroma kopi robusta, dan bisik tawa tamu di sudut ruangan. "Kopi," pinta salah satu pelanggan mengingatkan. Blair tersenyum pahit, tetap bersikap professional.
10771 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Gerimis semakin lebat, asap kopi terlihat mengepul menebarkan aroma sedap. Aroma petrikor menguar memenuhi penciuman. Aroma khas, yang selalu dirindukan. Berbaur dengan aroma kopi yang menghadirkan hangat. Hujan dan petrikor selalu menghadirkan memori indah tentang sebuah kenangan, seperti sekarang, duduk disebuah kursi kafe, menunduk menatap kaki meja, saling menghindari pandangan. Lalu lalang manusia yang berteduh di emperan toko seperti membisu, beberapa detik ter-pause, hanya menyisakan mereka berdua yang bahagia.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

Asap dari kopi hitam buatannya masih mengepul. Pada rintik hujan yang membasahi semua makhluk dan benda di bumi, ia berdoa semoga segala sakit, kesulitan, pedih, dan perih yang ia dan orang-orang rasakan dapat hilang terhapus derasnya rahmat dari hujan yang diberikan Tuhan. Satu tegukan kopi hitam ia dapatkan, hangat ia rasakan. Matanya menatap jalan, melihat tiap orang dan kendaraan yang lewat di tengah derasnya hujan. Getar dari saku jaket terasa.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as secangkir kopi saat hujan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status